• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

18 Juta Santri dan 28 Ribu Pesantren, Belum Digerakkan Maksimal untuk Ekonomi Kerakyatan

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 22, 2020
in Nasional
0
18 Juta Santri dan 28 Ribu Pesantren, Belum Digerakkan Maksimal untuk Ekonomi Kerakyatan

Cobisnis.com – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyatakan saat ini terdapat 28.194 pesantren di Tanah Air dengan jumlah santri mencapai 18 juta orang. Dengan kekuatan sebesar itu, para santri dan pesantren dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah, dan UMKM.

Sejak dulu pesantren tersebar luas di Nusantara, dan umumnya berada di pedesaan. Pesantren lahir mandiri, dibangun dengan swadaya masyarakat dan memberikan layanan terintegrasi: sebagai lembaga pendidikan, layanan dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin, MA menegaskan, UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, menyatakan pesantren memiliki posisi strategis sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, sekaligus lembaga pemberdayaan masyarakat.

“Dalam melaksanakan fungsi
pemberdayaan masyarakat, pesantren berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pesantren dan
masyarakat sekitarnya,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat meresmikan program Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pesantren dan Komunitas dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22 Oktober 2020).

Dalam kesempatan tersebut diungkapkan Laporan kegiatan yang
disampaikan pimpinan Pesantren Madinatunnajah KH Agus Abdul Ghofur dan Staf Khusus Wakil Presiden RI
Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim dari Tangerang Selatan.

Diantaranya melalui pengembangan lembaga keuangan syariah pesantren; pengembangan kewirausahaan santri (santripreneur); dan pengembangan sektor riil dan industri halal.

Pengembangan keuangan syariah di pesantren dilakukan melalui Bank Wakaf Mikro (BWM) dan Baitul Maal
Wat-Tamwil (BMT) yang keduanya berbadan hukum koperasi.

Kementerian Koperasi dan UKM turut
melakukan revitalisasi pembiayaan dana bergulir yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir
(LPDB) untuk mendukung pembiayaan koperasi termasuk koperasi syariah (BMT) di Pesantren.

Saat ini, BMT sudah berkembang di masyarakat dan telah menjadi ujung tombak inklusifitas layanan keuangan syariah di masyarakat pada tingkat akar rumput.

Penguatan kewirausahaan santri (santripreneur) dilakukan dengan membekali santri keterampilan vokasi dan kewirausahaan.

“Diharapkan, selain menguasai ilmu agama juga menguasai kewirausahaan sehingga saat terjun di masyarakat, santri mampu menggerakkan masyarakat untuk berwirausaha.”

Ketahanan Pangan

Pesantren juga diharapkan berperan aktif dalam pembangunan ketahanan pangan. Usaha itu telah dilakukan KNEKS bersama Bank Indonesia (BI) mendukung program ketahanan pangan berbasis pesantren, seperti Urban Farming Pesantren, Green Waqf dan lain-lain.

Urban Farming Pesantren adalah program serupa khusus untuk pesantren yang berada di perkotaan yang memiliki lahan terbatas.

Green Waqf merupakan program wakaf produktif di sektor pertanian dan perikanan yang hasilnya dimanfaatkan oleh pesantren dan masyarakat miskin sebagai penerima manfaat (maukuf alaih).

Baik Urban Farming maupun Green Waqf diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan pendapatan pesantren dan masyarakat sekitar.

“Pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi bebagai inisiasi pengembangan ekonomi kerakyatan dan ekonomi syariah berbasis pesantren dan komunitas. Ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat,” ujar Wapres.

Program Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pesantren dan Komunitas merupakan rangkaian kegiatan 7th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang mengangkat tema “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth through Promoting Halal Industries for Global Prosperity”, dengan puncaknya di tanggal 27-30 Oktober 2020.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisHari santrisantri nasional

Related Posts

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang...

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN. Sudaryono menggantikan...

Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah menaikkan sejumlah tarif penerimaan negara bukan pajak atau PNBP pada layanan Kementerian Hukum. Ketentuan baru tersebut...

IHSG Kembali Terbang, Naik 0,81% dan Dekati Level 6.400

IHSG Kembali Terbang, Naik 0,81% dan Dekati Level 6.400

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/7/2026). Penguatan ini melanjutkan tren positif...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

July 22, 2026
BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

July 22, 2026
Bank Mandiri Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Siber demi Layanan Digital Andal

Bank Mandiri Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Siber demi Layanan Digital Andal

July 22, 2026
Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

July 22, 2026
Morgan Rogers Resmi ke Chelsea, Ini Pesan Pertamanya Usai Rekor Transfer

Morgan Rogers Resmi ke Chelsea, Ini Pesan Pertamanya Usai Rekor Transfer

July 23, 2026
Kasus Defamasi Rebel Wilson Berakhir, Hakim Menolak Gugatan Charlotte MacInnes

Samsung Perkenalkan Galaxy Z Fold 8 di Tengah Persiapan Apple Merilis iPhone Lipat

July 23, 2026
Amanda Manopo Akui Diduga Didukuni Mantan Pegawai, Temuan Mencurigakan di Rumah Terungkap

Amanda Manopo Akui Diduga Didukuni Mantan Pegawai, Temuan Mencurigakan di Rumah Terungkap

July 23, 2026
Kasus Defamasi Rebel Wilson Berakhir, Hakim Menolak Gugatan Charlotte MacInnes

Peneliti Konfirmasi Video YouTube Sebagai Bukti Keberadaan Sand Cat di Libya

July 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved