JAKARTA, Cobisnis.com – Tahukah kamu, peralatan masak yang digunakan dapat memengaruhi kualitas nutrisi dan keamanan makanan? Yap, memilih peralatan masak yang tepat dan mengikuti praktik memasak yang aman dapat membantu menjaga nutrisi dan meminimalkan potensi risiko bahaya pada kesehatan.
Menurut ahli gizi Garima Goyal, bahan pada peralatan masak yang berbeda berinteraksi dengan makanan dengan cara yang berbeda pula. Misalnya, memasak dalam wajan besi dapat meningkatkan kandungan zat besi pada makanan tertentu, terutama saat memasak bahan-bahan asam seperti tomat.
“Namun, jumlah zat besi yang berpindah bervariasi tergantung pada waktu memasak, keasaman, dan kondisi peralatan masak. Ini mungkin bermanfaat bagi sebagian orang, tetapi tidak boleh dianggap sebagai pengganti pengobatan yang tepat untuk kekurangan zat besi,” ujarnya dikutip dari Indianexpress, Sabtu (17/10/2026).
Semenatara, yang terbuat dari baja tahan karat adalah pilihan praktis untuk memasak sehari-hari karena tahan lama dan umumnya tidak bereaksi signifikan dengan makanan dalam kondisi memasak normal, sedangkan peralatan masak aluminium dapat melepaskan sejumlah kecil aluminium ke dalam makanan, terutama saat memasak hidangan asam atau asin dalam waktu lama.
“Menggunakan peralatan masak berkualitas baik dan aman untuk makanan, serta menghindari permukaan yang sudah aus atau rusak parah sangat disarankan,” kata Goyal.
Peralatan masak anti lengket juga dapat digunakan dengan aman jika dalam kondisi baik dan digunakan sesuai petunjuk produsen.
“Namun, memanaskan wajan anti lengket kosong secara berlebihan harus dihindari, karena suhu yang terlalu tinggi dapat merusak lapisan dan melepaskan asap berbahaya. Peralatan masak yang tergores atau mengelupas harus diganti,” ujar Goyal memperingatkan.
Lebih lanjut, pertimbangan penting lainnya adalah menggunakan wadah tanah liat atau keramik tradisional.
Namun, menurut Goyal wadah itu sendiri hanyalah satu bagian dari persamaan nutrisi.
“Vitamin yang larut dalam air, khususnya vitamin C dan beberapa vitamin B, dapat hilang selama memasak dalam waktu lama atau ketika air rebusan dibuang.”
“Mineral umumnya lebih tahan panas, meskipun dapat larut ke dalam cairan rebusan. Metode seperti mengukus, memasak dengan tekanan, dan menggunakan air seminimal mungkin dapat membantu menjaga nutrisi tertentu,” tambahnya.
Dengan demikian, tidak ada satu pun peralatan masak yang dapat membuat yang tidak sehat menjadi bergizi.
Lebih lanjut, Goyal mengatakan bahwa memilih peralatan masak yang aman untuk makanan dan terawat dengan baik, menghindari panas berlebihan, dan menerapkan teknik memasak yang tepat lebih penting daripada mengikuti tren peralatan masak.
“Tujuannya adalah untuk memaksimalkan retensi nutrisi, meminimalkan paparan bahan kimia yang tidak diinginkan, dan menjaga pola makan yang seimbang dan bervariasi,” pungkasnya.













