JAKARTA, Cobisnis.com – Mengonsumsi beberapa makanan pokok bergizi dapat membantu mengurangi lemak perut dan memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.
Kelebihan lemak di sekitar area perut dapat menjadi indikasi lemak visceral, yang terletak jauh di dalam perut dan terkait dengan berbagai masalah kesehatan.
Dr. Michael Aziz, seorang dokter spesialis penyakit dalam yang berbasis di New York City mengatakan, individu yang kelebihan berat badan dengan lemak berlebih di sekitar bagian tengah tubuh cenderung memiliki risiko lebih besar terkena serangan jantung dan stroke.
Dr. Aziz mengakui bahwa faktor genetika memang berkontribusi terhadap obesitas, tetapi orang dapat mengubah takdir genetik mereka dengan membuat pilihan sehat seperti mengonsumsi makanan seimbang dan berolahraga secara teratur.
Berikut dilansir dari Fox News, ini adalah rekomendasi dari Dr. Aziz makanan yang dapat membantu mengatasi lemak perut dan memfasilitasi gaya hidup yang lebih sehat, yaitu:
1. Protein tanpa lemak
Sumber protein tanpa lemak seperti dada ayam dan telur rendah kalori namun tetap mengenyangkan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengikuti diet tinggi protein dapat membantu membakar kalori berlebih. Tetapi mengonsumsi terlalu banyak protein dapat meningkatkan risiko batu ginjal, serangan jantung dan stroke.
“Menurut American Heart Associatione, secara umum daging merah, seperti daging sapi, babi, dan domba, memiliki lebih banyak lemak jenuh daripada ayam tanpa kulit, ikan, dan protein nabati. Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung,” jelasnya.
Menurut Johns Hopkins Medicine, edamame, tempe, dan tahu adalah pilihan bebas daging yang bagus dan tetap kaya protein.
2. Buah-buahan dan sayuran
Menurut Dr. Aziz, mereka yang mencoba mengurangi lemak perut sebaiknya mengonsumsi sayuran yang rendah kalori dan kaya serat.
Selada dan salad biasanya merupakan pilihan yang cerdas, dan menambahkan protein tanpa lemak serta lemak sehat dapat membuat hidangan menjadi lengkap dan mengenyangkan. Dr. Aziz juga merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan anti-inflamasi yang rendah gula, seperti beri.
Harvard Medical School menyebutkan apel, buah jeruk, dan buah berbiji, seperti ceri dan persik sebagai pilihan anti-inflamasi lainnya, yang memiliki kandungan vitamin C dan seratnya.
3. Lemak sehat
kata Dr. Aziz, lemak adalah faktor yang sangat penting dalam membantu kita menurunkan berat badan.
“Selama beberapa dekade, kita diberitahu untuk menghindari lemak dan mengikuti diet rendah lemak, tetapi banyak lemak yang baik untuk kita,” bebernya.
Ia menyarankan untuk mengonsumsi sedikit lemak dalam setiap makan agar merasa lebih kenyang meskipun makan lebih sedikit. Lemak tak jenuh tunggal dapat meningkatkan rasa kenyang dan ditemukan dalam makanan seperti minyak zaitun, alpukat, kenari, mentega, dan keju.
Dr. Aziz juga mengingatkan untuk tetap terhidrasi. “Mereka yang mencoba mengurangi lemak perut minum banyak air, menambahkan bahwa mereka juga dapat memasukkan teh hijau dan kopi ke dalam diet mereka, dalam jumlah sedang, karena kafein dapat membantu meningkatkan metabolisme,” jelasnya.
Lebih lanjut Dr. Aziz menyarankan untuk mengindari mengonsusmi karbohidrat olahan dan gula. “Karena keduanya dapat meningkatkan kolesterol dan tidak membuat orang merasa kenyang dalam waktu lama,” pungkasnya.









