• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pengusaha RI dan Dugaan Uang Palsu di Kasino, Ini Kronologinya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
in News
0
Pengusaha RI dan Dugaan Uang Palsu di Kasino, Ini Kronologinya

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang pengusaha Indonesia bernama Steven tengah terseret kasus dugaan penggunaan uang dolar Singapura palsu di Resorts World Sentosa, Singapura. Sebanyak 34 lembar uang pecahan Sin$10.000 disebut berkaitan dengan perkara tersebut.

Menurut kuasa hukum Steven, Yosia Ginting, kliennya tidak mengetahui bahwa uang yang dibawanya diduga palsu. Steven disebut justru menjadi korban penipuan dalam rangkaian transaksi tersebut.

Persoalan bermula ketika Steven menerima uang dolar Singapura sebagai bagian dari pembayaran ruko yang dijualnya di Tangerang Selatan. Uang tersebut diberikan oleh seorang pria bernama Anthony yang dikenalkan melalui teman Steven bernama Rangga.

Pada 8 Juni 2026, Anthony menyerahkan satu lembar uang Sin$10.000 kepada Steven. Anthony menyebut uang tersebut merupakan uang lama yang sudah kedaluwarsa dan perlu ditukarkan ke pecahan yang lebih kecil.

Rangga kemudian disebut meyakinkan Steven bahwa uang tersebut telah diperiksa di cabang OCBC di Indonesia dan dinyatakan asli. Steven pun membawa uang itu ke Singapura untuk mencoba menukarkannya.

Sesampainya di Singapura, uang tersebut ditolak oleh penukar uang karena nilai pecahannya terlalu besar. Steven kemudian mendatangi bank, tetapi disebut harus memiliki rekening untuk melakukan penukaran.

Saat berada di Resorts World Sentosa, Steven diperkenalkan kepada seorang petugas VIP. Ia kemudian mendapat saran untuk mencoba menukarkan uang tersebut melalui kasino.

Uang itu kemudian diduga diperiksa dan ditukar dengan chip kasino. Setelah digunakan dalam transaksi tersebut, uang tersebut diketahui bermasalah dan diduga merupakan uang palsu.

Steven kemudian kembali ke Indonesia. Pada 11 Juni, Anthony kembali menyerahkan 33 lembar uang Sin$10.000 kepada Steven untuk ditukarkan ke pecahan yang lebih kecil di Singapura.

Anthony disebut mengatakan uang tersebut merupakan warisan dari orang tuanya. Ia juga disebut berencana membeli ruko milik Steven dengan harga Rp4,5 miliar atau sekitar Sin$322.000.

Pada 12 Juni, Steven kembali pergi ke Singapura. Sebanyak 27 lembar uang Sin$10.000 kemudian disebut disetorkan ke rekening miliknya di kasino, sementara enam lembar lainnya masih berada di rumah Steven di Indonesia.

Steven sempat meminta Anthony ikut ke Singapura untuk mengambil enam lembar uang tersebut. Namun, Anthony menolak dengan alasan tidak memiliki paspor dan masih memiliki urusan bisnis di Indonesia.

Enam lembar uang yang tersisa kemudian digunakan Steven untuk membayar sebuah rumah di Pamulang, Banten. Transaksi tersebut dilakukan pada 22 Juni untuk rumah yang telah dibelinya sejak Mei 2025.

Masalah muncul ketika putri pemilik rumah tersebut mencoba menukarkan uang Sin$10.000 yang diterimanya. Uang tersebut disebut sulit ditukarkan di tempat penukaran uang di Jakarta.

Kasus tersebut kini tengah diselidiki oleh kepolisian Indonesia dan Singapura. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan pihaknya meminta Singapore Police Force memastikan status 34 lembar uang yang telah disita.

Polri sebelumnya menggelar pertemuan dengan perwakilan SPF pada 14 September 2026. Penyidik Indonesia meminta dokumen resmi yang menyatakan uang tersebut palsu, karena sejauh ini baru menerima tanda terima penyitaan dengan keterangan diduga tidak asli.

Penyidik Indonesia juga masih memanggil sejumlah saksi untuk mendalami perkara. Sementara itu, pihak SPF mengonfirmasi adanya laporan dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: CobisnisDolar SingapurapolriResorts World SentosaSingapurauang palsu

Related Posts

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

by Rizki Meirino
September 20, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – Bagi setiap pengusaha, membangun bisnis dari nol hingga mendapatkan kepercayaan investor adalah sebuah pencapaian. Namun, perjalanan bisnis *Cheria...

Moreno Soeprapto Klarifikasi Video Call saat Rapat

Moreno Soeprapto Klarifikasi Video Call saat Rapat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, menyampaikan permintaan maaf setelah rekaman dirinya melakukan...

Seraf Naro Buka Medali Indonesia di Asian Games 2026 dengan Perunggu

Seraf Naro Buka Medali Indonesia di Asian Games 2026 dengan Perunggu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Atlet wushu Indonesia, Seraf Naro Siregar, menjadi penyumbang medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi Nagoya 2026....

Kronologi Dolar Singapura Rp4,7 Miliar yang Berujung Dugaan Pemalsuan

Kronologi Dolar Singapura Rp4,7 Miliar yang Berujung Dugaan Pemalsuan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kuasa hukum AN dan EAK, Saleh Balfas, memberikan penjelasan mengenai kasus dugaan pemalsuan dolar Singapura senilai Sin$340.000...

Idulfitri 1448 H Versi Muhammadiyah Jatuh pada 9 Maret 2027

Idulfitri 1448 H Versi Muhammadiyah Jatuh pada 9 Maret 2027

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Ramadan 1448 H hingga Idulfitri 2027 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

September 19, 2026
Ilustrasi Asam Urat - pexels/Michael Burrows

Kenali 5 Tanda Gejala Asam Urat yang Harus diwaspadai

September 19, 2026
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Bio Farma Perluas Akses Vaksinasi HPV

Bio Farma Perluas Akses Vaksinasi HPV

September 19, 2026
Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
Agar Tak Mudah Bertengkar, Ini 5 Tips Liburan Bersama Pasangan

Agar Tak Mudah Bertengkar, Ini 5 Tips Liburan Bersama Pasangan

September 20, 2026
Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved