• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 9, 2026
in Nasional
0
Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

JAKARTA, Cobisnis.com — Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu fenomena vulkanik yang menarik perhatian. Gunung yang berada di tengah perairan Selat Sunda ini ternyata memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan letusan dahsyat Gunung Krakatau pada 1883.

Kemunculan Gunung Anak Krakatau tidak terjadi secara tiba-tiba. Gunung tersebut terbentuk melalui proses vulkanik yang berlangsung selama bertahun-tahun setelah sebagian besar kompleks Gunung Krakatau hancur akibat letusan besar.

Sebelum letusan 1883, kawasan Krakatau merupakan kompleks gunung api yang berada di antara Pulau Jawa dan Sumatra. Kompleks tersebut mencakup beberapa gunung, di antaranya Rakata, Danan, dan Perbuwatan.

Pada Agustus 1883, aktivitas vulkanik Krakatau mencapai puncaknya. Letusan dahsyat menghancurkan sebagian besar struktur kompleks gunung api tersebut.

Danan dan Perbuwatan menghilang, sementara bagian tengah kompleks Krakatau mengalami keruntuhan. Peristiwa itu membentuk kaldera besar yang kemudian terisi air laut.

Meski dari permukaan terlihat seperti kawasan laut biasa, aktivitas vulkanik di bawahnya belum berhenti. Magma dari dalam bumi kembali bergerak menuju permukaan.

Pada 1927, terjadi letusan yang berasal dari bawah laut. Material vulkanik berupa lava, abu, dan batuan kemudian terus menumpuk di sekitar pusat aktivitas tersebut.

Tumpukan material vulkanik itu perlahan membentuk gunung baru di dasar laut. Proses tersebut berlangsung secara bertahap hingga akhirnya pada 1929, gunung baru itu muncul ke permukaan laut.

Gunung inilah yang kemudian dikenal sebagai Gunung Anak Krakatau.

Kemunculan Anak Krakatau menjadi bukti bahwa proses pembentukan gunung api dapat berlangsung secara perlahan dan terus berkembang. Aktivitas magma dari dalam bumi dapat membangun struktur baru, bahkan setelah sebuah gunung api mengalami kehancuran besar.

Dengan demikian, Gunung Anak Krakatau merupakan bagian dari rangkaian sejarah panjang kompleks Krakatau. Kehadirannya juga menunjukkan bahwa kawasan Selat Sunda masih menjadi salah satu wilayah dengan aktivitas vulkanik yang dinamis.

Siklus tersebut menggambarkan bagaimana alam bekerja dalam rentang waktu yang panjang. Sebuah gunung dapat hancur akibat letusan besar, tetapi aktivitas magma di bawah permukaan dapat kembali membangun gunung baru.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Aktivitas Vulkanikcobisnis.comGeologi IndonesiaGunung Anak Krakataugunung apiGunung KrakatauLetusan Krakatau 1883Selat Sunda

Related Posts

BFI Finance menjadi sponsor utama JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, sekaligus memperkenalkan solusi pembiayaan kendaraan listrik.

BFI Finance Gandeng Komunitas JFIVER Dorong Ekosistem EV

by Rizki Meirino
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lebih dari 57 unit Jaecoo J5 EV bersama sekitar 200 peserta memeriahkan JFIVER Camping Journey 2026 di...

Atletico Madrid, Liverpool, Anfield, Alexander Sorloth, Arnau Ortiz, Diego Simeone,

Atletico Bawa 24 Pemain Hadapi Liverpool di Anfield

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Atletico Madrid bertolak ke Inggris untuk menghadapi Liverpool pada laga perdana fase grup Liga Champions musim ini...

Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 110 warga negara asing yang masuk dalam daftar buronan Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan berdasarkan...

Uber, robotaxi, kendaraan otonom, Pony.ai, Momenta, WeRide, Dara Khosrowshahi, China,

Uber Gandeng Tiga Startup China untuk Robotaxi

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Uber memperkuat ekspansinya di industri kendaraan otonom dengan menggandeng tiga startup asal China, yakni Pony.ai, Momenta, dan...

PLTN Duane Arnold, Google, data center, energi nuklir, Amerika Serikat,

AS Kucurkan USD1,9 Miliar untuk PLTN

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Energi (DOE) mengucurkan pinjaman senilai USD1,9 miliar kepada NextEra Energy untuk mengaktifkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

September 8, 2026
Pemprov Jawa Tengah memastikan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau belum terpantau sampai Jateng, meski warga tetap diminta waspada.

Jateng Pastikan Aman dari Abu Krakatau

September 8, 2026
BFI Finance menjadi sponsor utama JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, sekaligus memperkenalkan solusi pembiayaan kendaraan listrik.

BFI Finance Gandeng Komunitas JFIVER Dorong Ekosistem EV

September 9, 2026
Atletico Madrid, Liverpool, Anfield, Alexander Sorloth, Arnau Ortiz, Diego Simeone,

Atletico Bawa 24 Pemain Hadapi Liverpool di Anfield

September 9, 2026
Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

September 9, 2026
Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved