• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
in News
0
Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 110 warga negara asing yang masuk dalam daftar buronan Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan berdasarkan data Badan Kepolisian Nasional Korea atau NPA per 12 Agustus 2026.

Data tersebut diserahkan NPA kepada anggota parlemen Kim Joon-hwan pada Selasa (8/9/2026) dan mencakup WNA yang dicari karena melakukan kejahatan di negara asal maupun negara lain.

Berdasarkan kewarganegaraan, warga Tiongkok menjadi kelompok terbesar dengan 40 permintaan Interpol atau sekitar 36 persen dari total buronan.

Posisi berikutnya ditempati warga Uzbekistan dengan 19 permintaan, Mongolia 17 permintaan, dan Vietnam 13 permintaan, sementara kasus lainnya melibatkan sejumlah negara Asia seperti Kazakhstan, Rusia, Kyrgyzstan, Thailand, dan Jepang.

Dari jenis kejahatan, penipuan menjadi kasus terbanyak dengan 47 perkara, disusul kategori lainnya sebanyak 29 kasus yang mencakup pelanggaran perlindungan anak dan remaja, penculikan, penahanan, serta prostitusi.

Kasus narkoba tercatat tujuh perkara, sedangkan pencurian, pelanggaran hukum lalu lintas, cedera, dan penyerangan masing-masing mencapai lima kasus.

Saat Interpol meminta bantuan, NPA akan meneruskannya kepada kepolisian provinsi yang memiliki yurisdiksi atas lokasi tersangka untuk melakukan upaya penangkapan.

Tahun ini, NPA meningkatkan personel yang menangani kerja sama tersebut dari 22 menjadi 64 orang, sementara jumlah buronan yang dipulangkan naik dari 13 orang sepanjang tahun lalu menjadi 24 orang hingga Agustus 2026.

Peningkatan investigasi domestik juga disebut mendorong penangkapan warga Korea yang melarikan diri ke luar negeri karena kerja sama internasional berjalan berdasarkan prinsip timbal balik.

Pada Agustus 2026, Kepolisian Provinsi Gyeonggi Nambu menangkap dan memulangkan seorang pria asal Tiongkok berusia 50-an yang melakukan perampokan dan pembunuhan di negaranya pada 1997 sebelum masuk Korea Selatan pada 2017 sebagai imigran ilegal.

Kerja sama Korea Selatan dengan Tiongkok juga menghasilkan pemulangan 192 warga Korea yang melarikan diri ke Tiongkok setelah terlibat kasus penipuan dan voice phishing pada 2025.

Sementara itu, NPA telah memulangkan 13 buronan ke Mongolia sepanjang 2026, yang menunjukkan peningkatan penangkapan buronan hingga 330 persen dibandingkan 2025.

Kerja sama keamanan kedua negara juga diperkuat setelah seorang warga Korea diserang di Ulaanbaatar pada Februari 2026 dan NPA meminta penyelidikan baru serta tindakan disipliner terhadap aparat setempat.

“Ini adalah masalah serius yang secara langsung mengancam keselamatan warga negara kita ketika buronan yang melakukan kejahatan berat di luar negeri bersembunyi di Korea,” kata Kim, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (09/09/2026).

“Polisi harus memperluas personel dan anggaran yang didedikasikan untuk kerja sama Interpol guna meningkatkan tingkat penangkapan buronan secara signifikan,” tambah Kim.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: buron asingburon Interpolcobisnis.comHeadlineInterpolKorea SelatanNPApenipuan

Related Posts

BI Pantau Dampak Ancaman MSCI, Fokus Tarik Kembali Modal Asing ke Indonesia

BI Pantau Dampak Ancaman MSCI, Fokus Tarik Kembali Modal Asing ke Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Indonesia (BI) menilai tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia akibat sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) masih...

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, menyatakan penolakannya terhadap usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar...

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagian orang mengalami napas terengah-engah setelah menaiki tangga, meski aktivitas tersebut tampak ringan. Hal ini terjadi karena...

Bayern Punya Pengalaman Pahit Lawan Arsenal, Kini Keduanya Kembali Bertemu

Bayern Punya Pengalaman Pahit Lawan Arsenal, Kini Keduanya Kembali Bertemu

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bayern Munich memprediksi duel melawan Arsenal di Liga Champions akan berlangsung sulit. Pertemuan kedua tim pada musim...

Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

Jual-Beli Saham BYAN Libatkan Dua Konglomerat, Ada Apa di Baliknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Transaksi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali menjadi sorotan di tengah tekanan terhadap pasar modal Indonesia....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Jadi Rp358 Miliar

Praktisi Pajak Dorong Insentif CSR untuk Pembangunan Berkelanjutan

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

October 20, 2026
Principal Researcher dan Dosen Universitas Esa Unggul Dr. dr. Dien Kurtanty, M.K.M. saat menyampaikan hasil kajian tentang hubungan kandungan mineral dengan persepsi rasa pada air mineral di Jakarta, Selasa (21/10)

Riset Ungkap Komposisi Mineral Memengaruhi Rasa Air

October 21, 2026
BI Pantau Dampak Ancaman MSCI, Fokus Tarik Kembali Modal Asing ke Indonesia

BI Pantau Dampak Ancaman MSCI, Fokus Tarik Kembali Modal Asing ke Indonesia

October 21, 2026
Kerusuhan di Prancis

PM Prancis Pertimbangkan Jam Malam Tambahan Usai Kerusuhan Besar

October 21, 2026
Sarapan Tinggi Protein - pexels/Jenna Hamra

Aturan Makan Protein yang Tepat Menurut Ahli Gizi

October 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved