• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Berhenti Gula 6 Minggu, Apa yang Terjadi?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
September 2, 2026
in Lifestyle
0
Apa yang terjadi pada tubuh jika berhenti mengonsumsi gula tambahan? Kok Bisa? membahas perubahan tubuh, rasa ngidam, hingga risiko penyakit.

Apa yang terjadi pada tubuh jika berhenti mengonsumsi gula tambahan? Kok Bisa? membahas perubahan tubuh, rasa ngidam, hingga risiko penyakit.

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengonsumsi makanan dan minuman manis menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, konsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

Lantas, apa yang terjadi jika seseorang benar-benar berhenti mengonsumsi gula tambahan?

Dalam video di kanal YouTube Kok Bisa?, dibahas perubahan yang mungkin terjadi pada tubuh ketika seseorang mengurangi atau menghentikan konsumsi gula tambahan, mulai dari munculnya rasa ngidam hingga perubahan pada lidah dan kondisi tubuh.

“Di awal kita mungkin masih bisa tahan. Baru di hari kedua lah kita mulai ngidam. Rasa ngidamnya bakal memuncak sampai sekitar hari kelima,” dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?, Rabu (2/9/2026).

Pada fase awal, seseorang dapat mengalami keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Dalam video tersebut, rasa ngidam juga disebut dapat disertai pusing, gelisah, dan sakit kepala.

Hal tersebut dikaitkan dengan bagaimana otak merespons rasa manis. Semakin sering mendapatkan gula, tubuh disebut dapat terbiasa dengan asupan tersebut.

Meski demikian, anggapan bahwa gula secara langsung menyebabkan kecanduan seperti narkoba masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.

Jika seseorang mampu melewati fase awal tersebut, perubahan mulai dapat dirasakan setelah sekitar 10 hari.

Video tersebut menyebut bahwa pengurangan gula dapat membantu menurunkan gula darah dan lemak, serta membuat hormon lebih stabil. Lidah juga disebut dapat menjadi lebih sensitif terhadap rasa manis.

Makanan yang sebelumnya terasa biasa saja bahkan dapat terasa lebih manis karena indra pengecap mulai beradaptasi dengan rendahnya asupan gula tambahan.

Pengurangan gula juga dikaitkan dengan kondisi kulit. Bagi sebagian orang, mengurangi konsumsi gula disebut dapat membantu mengurangi peradangan yang berhubungan dengan munculnya jerawat.

Perubahan tersebut kemudian dapat berlanjut jika kebiasaan mengurangi gula dipertahankan.

“Kalau kita terus lanjut sampai minggu keenam, kita udah enggak bakal ngerasain yang namanya ngidam-ngidam lagi,” dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?.

Pada fase tersebut, lidah disebut semakin terbiasa dengan rasa yang tidak terlalu manis. Makanan atau minuman yang sebelumnya menggugah selera karena rasa manis bahkan dapat terasa terlalu manis.

Video tersebut juga membahas sejumlah perubahan lain yang mungkin dirasakan, seperti tidur yang lebih baik, penurunan berat badan, serta pencernaan yang lebih sehat.

Dalam jangka panjang, mengurangi konsumsi gula tambahan juga dapat membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit yang berkaitan dengan pola makan tinggi gula.

Selain gula, video tersebut turut menyoroti penggunaan pemanis buatan yang banyak ditemukan dalam produk rendah atau tanpa gula.

Pemanis buatan dapat memiliki tingkat kemanisan jauh lebih tinggi dibandingkan gula biasa. Karena itu, muncul kekhawatiran bahwa rasa manis yang sangat kuat dapat membuat seseorang semakin terbiasa mencari makanan atau minuman manis.

Meski demikian, hubungan antara pemanis buatan dan berbagai penyakit masih terus diteliti. Adanya hubungan dalam penelitian tidak selalu berarti pemanis tersebut menjadi penyebab langsung suatu penyakit.

Video Kok Bisa? juga menyinggung kondisi masyarakat lokal di Hawaii yang mengalami tingginya angka obesitas serta perubahan pola makan setelah wilayah tersebut berada di bawah pengaruh Amerika Serikat.

Perubahan pola makan dari makanan lokal menuju makanan impor yang sebagian mengandung gula dan garam tinggi disebut menjadi salah satu konteks yang perlu diperhatikan ketika membahas pola konsumsi masyarakat.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan tidak selalu berarti harus menghilangkan satu jenis makanan secara total.

“Karena sebenarnya kunci sehat enggak selalu benar-benar harus nyetop makan sesuatu, tapi dengan enggak makan berlebihan,” dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?.

Video tersebut juga menyinggung rencana pemerintah untuk menerapkan skor gula pada minuman kemasan sebagai salah satu upaya agar masyarakat lebih mudah mengetahui kandungan gula dalam produk yang dikonsumsi.

Dengan memahami kandungan makanan dan minuman serta membatasi konsumsi gula tambahan secara berlebihan, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menjaga pola makan sehari-hari.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download lava firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: berhenti konsumsi guladampak gulaGulagula tambahankecanduan gulapemanis buatan

Related Posts

Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Konsumsi Gula? Ini Penjelasan Lengkapnya

Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Konsumsi Gula? Ini Penjelasan Lengkapnya

by Hidayat Taufik
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggapan bahwa penderita diabetes sama sekali tidak boleh mengonsumsi gula masih sering dipercaya masyarakat. Padahal, menurut para...

BUMN Ambil Alih Impor Gula, Solusi atau Justru Bikin Harga Makin Tinggi?

BUMN Ambil Alih Impor Gula, Solusi atau Justru Bikin Harga Makin Tinggi?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana pemerintah mengalihkan impor bahan baku gula rafinasi dari swasta ke BUMN menuai kritik karena dinilai berpotensi...

Manis yang Berujung Pahit: Bahaya Gula Berlebih bagi Tubuhmu

Manis yang Berujung Pahit: Bahaya Gula Berlebih bagi Tubuhmu

by Desti Dwi Natasya
October 21, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gula sering dianggap teman terbaik saat butuh energi cepat atau mood booster di tengah kesibukan. Namun, di...

Produk Sehari-hari dari Dapur Hingga Pabrik Selalu Laris di Pasar Global

Produk Sehari-hari dari Dapur Hingga Pabrik Selalu Laris di Pasar Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Beberapa produk konsumsi dasar tetap menjadi primadona di seluruh dunia, digunakan baik di rumah tangga maupun di...

Harga Gula Dunia Naik, Aman Agrindo Diproyeksi Untung Besar

Harga Gula Dunia Naik, Aman Agrindo Diproyeksi Untung Besar

by Farida Ratnawati
October 31, 2023
0

JAKARTA,Cobisnis.com - Emiten produsen gula PT Aman Agrindo Tbk mencatatkan penjualan sebesar Rp277 miliar pada September 2023 atau naik 100...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

September 8, 2026
Pemprov Jawa Tengah memastikan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau belum terpantau sampai Jateng, meski warga tetap diminta waspada.

Jateng Pastikan Aman dari Abu Krakatau

September 8, 2026
Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

September 8, 2026
IFG Life dan Hana Bank menjalin kerja sama asuransi jiwa kredit untuk memperluas perlindungan debitur KPR dan kredit multiguna.

IFG Life dan Hana Bank Perkuat Perlindungan Debitur

September 9, 2026
Es Batu - pexels/Ray Suarez

Ketahui Tanda Kekurangan Zat Besi, Makan Es Hingga Rambut Rontok

September 9, 2026
Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

September 9, 2026
BFI Finance menjadi sponsor utama JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, sekaligus memperkenalkan solusi pembiayaan kendaraan listrik.

BFI Finance Gandeng Komunitas JFIVER Dorong Ekosistem EV

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved