• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Penampakan Wilayah Bandar Lampung Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 6, 2026
in Nasional
0
Penampakan Wilayah Bandar Lampung Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

JAKARTA, Cobisnis.com  – Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Aktivitas tersebut terpantau sejak dini hari hingga siang.

Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat abu vulkanik berpeluang terbawa angin menuju arah barat. Sejumlah daerah di Provinsi Lampung yang berada di sebelah barat gunung mulai merasakan dampaknya.

Salah satu wilayah yang terkena hujan abu adalah Bandar Lampung. Pada Sabtu malam, warga di sejumlah kawasan melaporkan adanya debu vulkanik yang masuk ke lingkungan permukiman.

Dinda, warga Sukarame, Bandar Lampung, menyebut abu mulai dirasakan setelah magrib. Selain menempel pada tubuh ketika berada di luar, debu tersebut juga ditemukan hingga ke dalam rumah.

“Sampai di lantai rumah bagian dalam juga debunya,” kata Dinda dikutip dari berbagai sumber,  Minggu (6/7/26).

Kawasan Kemiling, Bandar Lampung, turut dilaporkan terdampak sebaran abu. Lokasi Bandar Lampung berjarak sekitar 80 kilometer dari Gunung Anak Krakatau yang berada di wilayah Lampung Selatan.

Abu vulkanik juga dirasakan warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Donny mengatakan debu mulai mencapai wilayah tempat tinggalnya yang berada di sekitar Bandara Lampung.

“Sampai tempatku juga debunya, dekat Bandara Lampung,” kata warga Natar, Lampung Selatan tersebut.

Sebaran abu tidak hanya terjadi di wilayah daratan Lampung. Pulau Sangiang yang berada di Selat Sunda juga dilaporkan terkena abu vulkanik.

Mutia, wisatawan asal Bogor yang sedang berada di Pulau Sangiang, mengatakan abu mulai muncul pada sore hingga malam hari setelah terjadi perubahan arah angin.

“Aku di pulau sangiang juga kena debu. Baru kenanya sore ke malem, pindah angin kata bapak nelayan,” ujar Mutia.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno, mengingatkan warga agar menggunakan masker dan pelindung mata jika wilayah mereka mengalami hujan abu.

“Kalau ada sebaran abu, masyarakat sebaiknya menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar. Ini untuk menghindari abu masuk ke saluran pernapasan maupun mengenai mata,” kata Suwarno, Sabtu siang.

Suwarno mengatakan pola penyebaran abu vulkanik bergantung pada arah angin. Oleh sebab itu, masyarakat diminta mengikuti perkembangan kondisi serta informasi resmi dari petugas.

“Abunya mengikuti arah angin. Jadi masyarakat perlu memerhatikan perkembangan arah angin dan informasi dari petugas,” ujarnya.

Pemantauan pada Sabtu pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung secara berkelanjutan.

Kondisi puncak gunung belum dapat diamati karena tertutup kabut. Sementara itu, aktivitas kegempaan tetap terekam dengan amplitudo maksimum 70 milimeter dan durasi mencapai 21.600 detik.

Suara gemuruh dan dentuman dari arah Gunung Anak Krakatau juga masih terdengar. Intensitas suara tersebut berada pada tingkat lemah hingga sedang.

Suwarno meminta masyarakat tidak panik menyikapi aktivitas erupsi. Meski begitu, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan selama aktivitas vulkanik masih terjadi.

Masyarakat dan wisatawan juga diimbau tidak mendekati kawasan gunung hanya untuk menyaksikan erupsi secara langsung.

“Jangan mendekat. Untuk kawasan Gunung Anak Krakatau tetap ada rekomendasi tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif,” tegasnya.

Warga juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar rumah ketika hujan abu terjadi. Jika aktivitas di luar tidak dapat dihindari, perlindungan diri perlu digunakan untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

“Kalau tidak ada kepentingan, sebaiknya hindari aktivitas di luar rumah saat abu turun. Kalau harus keluar, gunakan masker dan pelindung mata,” ujarnya.

Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Tags: Abu VulkanikAktivitas Vulkanikcobisnis.comErupsi Anak KrakatauGunung Anak KrakatauHeadlineLampungSiaga

Related Posts

Harga Saham BYAN Cuma Rp2.588 dalam Transaksi, Ini Respons Bayan

Harga Saham BYAN Cuma Rp2.588 dalam Transaksi, Ini Respons Bayan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) buka suara mengenai perjanjian jual beli saham bersyarat antara Dato' Low Tuck...

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto disebut menyetujui kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengenai definisi korupsi yang disampaikan Luhut Binsar...

Aturan Bursa Ada, Tapi Penegakannya Dipertanyakan, Raymond Chin Buka Suara

Aturan Bursa Ada, Tapi Penegakannya Dipertanyakan, Raymond Chin Buka Suara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Raymond Chin menyoroti ancaman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berpotensi menurunkan status pasar saham Indonesia. Menurutnya,...

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa mengangkat kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tujuan utama pemerintahannya. Ia mengaku tidak...

Kapan Asing Balik ke Bursa RI? Bennix Perkirakan Kuartal II 2027

Kapan Asing Balik ke Bursa RI? Bennix Perkirakan Kuartal II 2027

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Praktisi pasar modal Benny Batara Tumpal Hutabarat atau Bennix memperkirakan investor asing berpotensi kembali ke pasar saham...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

October 22, 2026
YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

October 22, 2026
Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

October 22, 2026
Benjamin Netanyahu mengklaim Iran dan sekutunya berupaya memengaruhi pemilu Israel pekan depan serta memperingatkan Teheran agar tidak ikut campur.

Netanyahu Tuduh Iran Berupaya Campuri Pemilu Israel

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Bagi-bagi 2.026 Hadiah Lewat BombasTri, Ini Cara Ikut Undiannya

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved