• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makin Dewasa, Kenapa Lingkaran Pertemanan Justru Menyempit?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 5, 2026
in Lifestyle
0
Jangan Asal Tanam, 4 Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

JAKARTA, Cobisnis.com — Menjalin pertemanan baru sering kali terasa lebih sulit setelah seseorang memasuki usia dewasa. Berbeda dengan masa sekolah, orang dewasa tidak lagi memiliki banyak kesempatan untuk bertemu orang baru secara rutin.

Ketika masih bersekolah atau kuliah, interaksi berlangsung hampir setiap hari. Lingkungan kelas, kegiatan kampus, hingga pertemanan keluarga membuat seseorang lebih mudah menemukan orang yang memiliki minat serupa.

Namun, situasi tersebut berubah ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan dewasa. Kesibukan, perbedaan jadwal, serta lingkungan sosial yang semakin terbatas membuat kesempatan membangun hubungan baru ikut berkurang.

Psikolog Janice McCabe, PhD, penulis buku Making, Keeping, and Losing Friends, menjelaskan bahwa terdapat periode tertentu ketika seseorang lebih mudah membentuk pertemanan.

Masa awal SMA dan kuliah, misalnya, menjadi periode ketika banyak orang berada dalam lingkungan baru dan sama-sama terbuka untuk membangun relasi.

Psikolog dan pakar pertemanan Marisa Franco, PhD, mengatakan kesempatan untuk berinteraksi secara rutin tanpa perlu membuat janji terlebih dahulu menjadi semakin terbatas ketika seseorang dewasa.

“Kita tidak lagi berada di banyak lingkungan yang memungkinkan interaksi berkelanjutan tanpa rencana dan keterbukaan emosional,” kata Franco dikutip dari berbagai sumber,  Sabtu (5/9/26).

Tempat kerja sebenarnya dapat menjadi salah satu ruang untuk membangun pertemanan. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak selalu berjalan mulus.

Seseorang mungkin baru bergabung dengan perusahaan ketika rekan-rekan lainnya sudah memiliki hubungan yang erat. Perbedaan minat dan karakter juga dapat membuat hubungan pertemanan sulit berkembang.

Mencari Teman Baru lewat Aktivitas

Rebecca Marcus, LCSW, direktur klinis sekaligus pendiri RM Psychotherapy, menyarankan orang dewasa untuk mencari lingkungan yang sesuai dengan ketertarikan mereka.

Mengikuti kegiatan berdasarkan hobi dapat menjadi salah satu cara bertemu orang yang memiliki minat serupa. Pilihannya beragam, mulai dari olahraga, kelas seni, hingga kegiatan komunitas keagamaan bagi mereka yang menjalankannya.

“Ada banyak hal terkait olahraga atau aktivitas, seperti kelas seni,” jelas Marcus.

Selain pertemuan secara langsung, aplikasi khusus untuk mencari teman juga dapat menjadi alternatif. Salah satunya adalah Bumble BFF yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan koneksi pertemanan.

Menurut Marcus, menggunakan aplikasi untuk mencari teman tidak jauh berbeda dari cara seseorang menggunakan aplikasi kencan. Hal terpenting adalah memastikan metode tersebut terasa nyaman bagi penggunanya.

“Aplikasi atau cara yang lebih formal untuk bertemu orang bisa jadi pilihan bagus kalau memang cocok buatmu. Yang lebih penting bukan soal detail di mana bertemu orang, tapi bagaimana perasaanmu saat menggunakan aplikasi itu,” jelasnya.

Terapis asal New York, Kathryn Lee, LMHC, juga melihat manfaat dari aplikasi pertemanan. Menurutnya, pengguna platform seperti Bumble BFF umumnya memiliki tujuan yang lebih jelas karena memang ingin membangun hubungan sosial.

Dengan begitu, seseorang tidak perlu terlalu khawatir apakah orang yang ditemuinya memiliki keinginan untuk menjalin pertemanan.

Jangan Terlalu Takut dengan Rasa Canggung

Mendapatkan teman baru bukan berarti hubungan tersebut harus langsung terasa akrab sejak pertemuan pertama. Rasa kikuk justru menjadi bagian yang wajar dalam proses membangun kedekatan.

Kandidat doktor psikologi klinis Carolyn Bruckmann dalam artikelnya pada 2025 untuk Harvard Kennedy School berjudul The Friendship Recession: The Lost Art of Connecting menyebut bahwa membangun pertemanan membutuhkan keberanian untuk mengambil risiko.

Menurutnya, situasi yang terasa canggung merupakan bagian normal ketika seseorang mencoba menjalin hubungan baru. Pengalaman baru dan tantangan yang dilewati bersama bahkan dapat memperkuat ikatan antarteman.

Karena itu, Kathryn Lee menyarankan kegiatan yang melibatkan aktivitas tertentu sebagai cara untuk mengurangi kecanggungan saat bertemu orang baru.

Aktivitas bersama membuat perhatian tidak sepenuhnya tertuju pada percakapan. Kondisi ini dapat membantu pembicaraan mengalir lebih alami sekaligus mengurangi tekanan.

Misalnya, seseorang dapat mencoba olahraga seperti pickleball, mengikuti kegiatan kreatif seperti paint-and-sip, atau menghadiri konser musisi yang disukai.

Pada akhirnya, kesibukan sebagai orang dewasa memang dapat membuat kehidupan sosial semakin terbatas. Namun, pertemanan tetap bisa dibangun selama seseorang bersedia membuka diri dan mengambil langkah untuk bertemu orang baru.

Membangun pertemanan juga sebaiknya tidak dibebani ekspektasi bahwa setiap hubungan harus bertahan lama. Sama seperti hubungan romantis, tidak semua perkenalan akan berkembang menjadi hubungan yang dekat.

Karena itu, terus mencoba berbagai lingkungan dan aktivitas dapat memperbesar peluang menemukan teman yang benar-benar cocok.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comhubungan sosialkesehatan mentalmencari temanPersahabatanpertemanan dewasapsikologitips pertemanan

Related Posts

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemenhaj menyambut kebijakan Arab Saudi untuk menutup celah percaloan dalam pengadaan layanan haji dan memastikan pelayanan jemaah...

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah kabar rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan ramai...

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari....

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya paket perjalanan ibadah haji 2027 bagi calon jemaah asal Singapura mengalami penurunan hingga hampir 30 persen...

Cristiano Ronaldo Akan Dapat Penghormatan Istimewa dari Portugal

Cristiano Ronaldo Akan Dapat Penghormatan Istimewa dari Portugal

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tengah merancang acara penghormatan khusus untuk Cristiano Ronaldo setelah sang pemain mengakhiri...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved