Pemusatan latihan selama dua pekan tersebut dinilai mulai menunjukkan hasil positif, terutama dalam aspek fisik dan kematangan taktik para pemain.
Performa Denis Kolinger dan kawan-kawan juga menunjukkan perkembangan dalam dua laga uji coba melawan Police Tero dan Chiangrai United. Namun, tim pelatih tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai fokus utama.
Stamina pemain dan pemahaman terhadap skema permainan menjadi perhatian utama untuk mempersiapkan Persija menghadapi Super League 2026/2027.
“Untuk performa bertanding kami saat ini sudah naik sekitar 70–80 persen. Sekarang tinggal penyesuaian kondisi akhir dan taktik tim, maka akan naik ke 90 persen atau 100 persen,” kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi Persija, Kamis (27/8/2026).
Jika dibandingkan dengan penampilan Persija pada Piala Presiden 2026, Shin menilai performa timnya saat ini telah mengalami peningkatan.
Salah satu faktor yang membuat Persija semakin solid adalah bergabungnya enam pemain yang sebelumnya absen pada Piala Presiden. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Keenam pemain tersebut sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026 dan baru bergabung dengan Persija ketika training camp di Thailand memasuki hari kelima.
“Saat ini performa tim jauh lebih meningkat. Pemain timnas datang, dan itu membuat kami jauh lebih solid,” tuturnya.
Meski datang lebih belakangan dan melewatkan Piala Presiden serta beberapa hari awal training camp, keenam pemain tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan baik bersama skuad Persija.
“Sangat baik semuanya. Bersama pemain yang sudah ada sebelumnya, mereka membaur menjadi satu tim dengan sangat baik. Jadi, ini sangat menggembirakan,” ujar Shin Tae-yong.