JAKARTA, Cobisnis.com – Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih baru tim nasional Belanda.
Mantan pelatih Barcelona itu menggantikan Ronald Koeman yang mundur setelah Oranje meraih hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memberikan kontrak kepada Xavi hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan tersebut sekaligus menjadi kembalinya Xavi ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona pada 2024.
“Saya menganggap ini sebagai kehormatan yang luar biasa untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda,” kata Xavi, di kutip dari berbagai sumber, Kamis (13/8/2026).
Xavi memiliki kedekatan dengan filosofi sepak bola Belanda. Saat masih menjadi pemain Barcelona, ia mengaku banyak mendapat pengaruh dari sejumlah tokoh sepak bola Belanda, seperti Johan Cruyff, Rinus Michels, Louis van Gaal, dan Frank Rijkaard.
“Bisa dikatakan saya adalah bagian dari produk sepak bola Belanda,” ujarnya.
Filosofi tersebut juga menjadi dasar pendekatan yang ingin diterapkannya bersama Oranje.
Xavi menyatakan tertarik dengan karakter sepak bola Belanda yang mengedepankan penguasaan bola dan kreativitas.
“Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas yang juga sangat menarik bagi saya: sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan,” kata Xavi.
Tantangan pertama Xavi adalah membangun kembali Belanda setelah mereka tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Maroko.
Ia membawa pengalaman sebagai pemain maupun pelatih, termasuk saat memenangkan Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012 bersama Spanyol.
Sebagai pelatih, Xavi pernah menangani Al Sadd dan Barcelona. Ia mempersembahkan gelar LaLiga 2022/23 serta Piala Super Spanyol 2023.
Kini, ia mendapat tugas membangun era baru Belanda hingga Piala Dunia 2030.













