• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Festival Budaya Lembah Baliem Jadi Ruang Kenalkan Budaya Indonesia ke Dunia

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
August 9, 2026
in Uncategorized
0

JAKARTA,Cobisnis.com – Festival Budaya Lembah Baliem 2026 yang berlangsung pada 7–8 Agustus 2026 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan kembali masuk dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, hal ini menegaskan posisinya sebagai salah satu festival budaya unggulan Indonesia yang mampu memperkuat daya saing pariwisata nasional.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan.
Menurutnya, festival budaya dapat membuka peluang bagi berbagai sektor usaha, mulai dari pelaku seni dan UMKM hingga akomodasi, transportasi, serta kuliner.
“Seni dan pariwisata memiliki kekuatan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Dampaknya bisa dirasakan tidak hanya oleh pemerintah dan masyarakat, tetapi juga pelaku seni budaya, UMKM, penyedia akomodasi dan transportasi, hingga usaha makanan dan minuman,” kata Wamenpar Ni Luh melalui siaran pers yang diterima cobisnis.com.
Wamenpar mengungkapkan Lembah Baliem memiliki kekayaan alam dan budaya yang saling melengkapi. Tradisi yang tetap terjaga dalam kehidupan masyarakat menjadi modal penting untuk menghadirkan pengalaman wisata yang autentik sekaligus memperkuat identitas budaya Papua Pegunungan.
Menurutnya, Festival Budaya Lembah Baliem menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya tersebut kepada dunia. Salah satu atraksi budaya yang dikenal dalam festival ini adalah simulasi perang tradisional yang kini dikemas sebagai representasi budaya dan pesan perdamaian, persaudaraan, serta persatuan.
“Keberanian sejati bukan diukur dari kemampuan mengalahkan sesama, tetapi dari kebijaksanaan menjaga kedamaian dan ketenangan tanpa kehilangan jati diri,” kata Wamenpar.
Lebih lanjut, Wamenpar juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Papua Pegunungan melalui kolaborasi lintas sektor.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait penguatan sanggar seni budaya di Jayawijaya, Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Koperasi akan mendorong kolaborasi untuk memperkuat ekosistem seni budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para pelaku seni.
“Kami menerima amanat dari masyarakat mengenai perhatian terhadap sanggar-sanggar seni budaya di Jayawijaya. Bersama Kementerian Koperasi, kami berkomitmen berkolaborasi agar sanggar-sanggar tersebut terus berkembang, mampu mempertahankan tradisi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Wamenpar.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem agar semakin banyak generasi muda yang terdorong melestarikan adat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurut Wamenpar, pelestarian budaya yang berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata akan memperkuat daya tarik Papua Pegunungan sebagai destinasi unggulan sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
“Mudah-mudahan festival ini terus berkembang, semakin berkualitas, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Papua Pegunungan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya Athenius Murip mengatakan Festival Budaya Lembah Baliem merupakan momentum penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya masyarakat Papua Pegunungan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
Ia menjelaskan lokasi penyelenggaraan festival terus bergilir agar manfaat ekonomi dan promosi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah.
“Tahun ini festival diselenggarakan di Distrik Walesi setelah sebelumnya di Distrik Usilimo. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Jayawijaya bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki potensi pariwisata yang luar biasa,” tukas Athenius.
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download

Related Posts

Bakteri di Spons Cuci Piring Bisa Jadi Penyebab Keracunan Makanan

Bakteri di Spons Cuci Piring Bisa Jadi Penyebab Keracunan Makanan

by Chodijah Febriani
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menurut sebuah studi baru mengungkap bahwa bakteri di spons cuci piring merupakan tempat berkembang biaknya kuman dan...

Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

by Hidayat Taufik
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kapal tanker milik perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) menjadi...

Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com , Pemerintah mulai membidik bisnis rumah kontrakan sebagai salah satu sumber potensi penerimaan pajak pada 2027. Rencana tersebut...

6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia, Deposit Capai Rp1,02 Triliun

6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia, Deposit Capai Rp1,02 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com , Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK mencatat aktivitas judi online terkait Piala Dunia mencapai Rp1,02...

Waspada, Ini 7 Gejala Kekurangan Zat Besi pada Perempuan

Waspada, Ini 7 Gejala Kekurangan Zat Besi pada Perempuan

by Hidayat Taufik
August 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kondisi kekurangan zat besi pada perempuan terkadang sulit dikenali sejak awal. Sejumlah keluhan seperti tubuh cepat lelah,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Membatasi Asupan Gula Sejak Balita Menurunkan Risiko Demensia

Tokyo Peringkat Pertama Sebagai Kota Terbaik untuk Gen Z

August 8, 2026
Harga Batu Bara Acuan Agustus 2026 Turun Jadi USD124,44 per Ton

Sophia KATSEYE Hiatus, Fokus Pulihkan Kesehatan Mental dan Wellness

August 8, 2026
PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

PMSol Jajaki Kerja Sama Maritim dengan Lima Perusahaan Pelayaran Tiongkok

August 8, 2026
Membatasi Asupan Gula Sejak Balita Menurunkan Risiko Demensia

Membatasi Asupan Gula Sejak Balita Menurunkan Risiko Demensia

August 8, 2026
Bakteri di Spons Cuci Piring Bisa Jadi Penyebab Keracunan Makanan

Bakteri di Spons Cuci Piring Bisa Jadi Penyebab Keracunan Makanan

August 9, 2026
Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

Selat Hormuz Memanas! Iran Serang Tanker UEA, Saudi Bereaksi Keras

August 9, 2026
Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

August 9, 2026
6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia, Deposit Capai Rp1,02 Triliun

6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia, Deposit Capai Rp1,02 Triliun

August 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved