• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dairi Prima Mineral Siap Garap Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
July 27, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dairi Prima Mineral Siap Garap Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Dairi Prima Mineral (DPM) memastikan proyek tambang bawah tanah timah hitam (Pb) dan seng (Zn) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, telah mengantongi persetujuan revisi studi kelayakan dan adendum Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pada 2026.

Perseroan kini bersiap mengembangkan deposit Anjing Hitam dengan kapasitas pengolahan mencapai 1 juta ton bijih per tahun.

Widianto, Technical Manager DPM, menjelaskan perjalanan perizinan proyek tersebut telah berlangsung hampir tiga dekade sejak Kontrak Karya ditandatangani pada 1998 sampai 2002 ditemukan endapan timah hitam dan seng dengan kadar yang cukup signifikan.

“Di mana prospek yang ditemukan tersebut dinamakan prospek anjing hitam,” kata Widianto dalam diskusi bertemakan Perspektif Sains, Hukum, Teknolog dan Perlindungan Lingkungan yang digelar E2S, Senin (27/72026).

Ia menjelaskan, studi kelayakan pertama disusun pada 2004 dan AMDAL disahkan Bupati Dairi pada 2005. Selanjutnya perusahaan memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 53,11 hektare pada 2012, sebelum dilakukan revisi studi kelayakan pada 2015 akibat perubahan lokasi portal, Tailing Storage Facility (TSF), dan gudang bahan peledak.

Menurut Widianto, pada 2022 pemerintah menyetujui adendum AMDAL yang mengakomodasi tiga perubahan tersebut. Namun, pada 2024 Mahkamah Agung memenangkan gugatan kelompok masyarakat terhadap persetujuan adendum AMDAL, sehingga Menteri Lingkungan Hidup menjalankan putusan MA dengan mencabut persetujuan tersebut pada 2025.

IPPKH seluas 53,11 hektare, Kontrak Karya juga tetap berlaku hingga 29 Desember 2047.

Sementara itu, berdasarkan kajian terbaru yang menjadi dasar revisi studi kelayakan, DPM memiliki dua prospek utama yakni Anjing Hitam dan Lae Jehe.

“Untuk sumber daya Prospek Anjing Hitam kami mendapatkan tonase 8,5 juta ton dengan kadar seng 13,8 persen dan kadar timah hitam 7,9 persen. Sedangkan Prospek Lae Jehe memiliki sumber daya 27,9 juta ton dengan kadar seng sekitar 6 persen dan timah hitam 3,7 persen,” jelas Widianto.

Dari hasil konversi sumber daya menjadi cadangan, Prospek Anjing Hitam memiliki cadangan 7,7 juta ton dengan kadar seng 12,5 persen dan timah hitam 7,3 persen. Sementara Prospek Lae Jehe memiliki cadangan sekitar 10 juta ton dengan kadar seng 6,4 persen dan timah hitam 3,8 persen.

“Untuk tahap awal kami akan mengembangkan Prospek Anjing Hitam terlebih dahulu, sedangkan Lae Jehe masih akan dilakukan pengeboran lanjutan untuk memperoleh data kadar mineral yang lebih detail,” ujarnya.

Terapkan Tambang Bawah Tanah dan Sistem Backfill

Widianto menegaskan DPM akan menerapkan metode penambangan bawah tanah menggunakan kombinasi longhole stoping dan cut and fill, sehingga bekas ruang tambang akan diisi kembali menggunakan material tailing yang telah diolah.

“Material tailing tidak dibuang atau ditempatkan dipermukaan, tetapi dipisahkan terlebih dahulu antara cairan dan padatan. Cairannya digunakan kembali dalam proses pengolahan, sedangkan padatannya dicampur semen lalu dipompa kembali ke dalam lubang tambang sebagai backfill material,” jelasnya.

Ia menambahkan pemanfaatan tailing sebagai material pengisi kembali tidak dilakukan sembarangan karena harus memperoleh persetujuan teknis dari pemerintah.

“Izin untuk pemanfaatan limbah tersebut sebagai backfill sudah kami peroleh dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari adendum AMDAL yang telah disetujui,” katanya.

Selain menghasilkan konsentrat timah hitam dan seng, DPM juga akan memanfaatkan proses pemisahan sulfur sehingga menghasilkan konsentrat sulfur. Adapun sisa akhir proses pengolahan akan dimanfaatkan seluruhnya sebagai material backfill sehingga perusahaan tidak lagi menggunakan Tailing Storage Facility (TSF) atau bendungan tailing.

Pada tahap produksi, DPM merencanakan pabrik pengolahan dengan kapasitas 1 juta ton bijih kering per tahun dari deposit Anjing Hitam. Hasil akhirnya berupa konsentrat seng, konsentrat timah hitam dan konsentrat sulfur yang akan dijual ke perusahaan pemurnian atau smelter.

Berdasarkan rencana produksi perusahaan, selama masa operasi total konsentrat kering yang dihasilkan diperkirakan mencapai 2,43 juta ton, dengan kandungan logam sekitar 473.895 ton timah hitam dan 821.150 ton seng.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: anjing hitamcobisnis.comDairi Prima Mineraltambang bawah tanah

Related Posts

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan keberadaan kabinet bayangan Merah Putih mencuat setelah seorang narasumber mengungkap adanya dua sosok yang disebut telah...

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mendorong agar Washington segera melancarkan operasi militer berskala besar...

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta para jenderal di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai perkembangan...

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengklaim dorongan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin menguat....

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

Dua Mantan Pejabat KPK Masuk BGN, Ini Alasan Sudaryono

November 7, 2026
Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

November 8, 2026
Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Trump Dapat Tekanan untuk Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

November 8, 2026
Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Tekankan Pentingnya Kewaspadaan di Tengah Perkembangan Situasi

November 8, 2026
Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

Kasus Penyadapan Mencuat, Hasto Sebut Desakan Pemakzulan Gibran Menguat

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved