JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan keberadaan kabinet bayangan Merah Putih mencuat setelah seorang narasumber mengungkap adanya dua sosok yang disebut telah dipersiapkan untuk menggantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam pernyataannya, narasumber tersebut menyebut kabinet bayangan itu telah memiliki sosok yang diposisikan sebagai calon presiden dan wakil presiden baru. Namun, identitas kedua orang tersebut tidak diungkap secara terbuka.
Ia hanya memberikan petunjuk mengenai sosok calon wakil presiden dengan menyebut istilah “Lurah Barat”. Narasumber juga mengklaim bahwa salah satu sosok yang dimaksud mengenakan seragam, tetapi tidak menjelaskan lebih jauh mengenai latar belakang maupun identitasnya.
“Yang jelas inilah kepala daripada kabinet bayangan yang sudah disiapkan,” ujar narasumber dalam pernyataannya, dikutip dari Nasional.tv5, Minggu (8/11/2026).
Selain mengungkap dugaan kabinet bayangan, ia juga mengaitkan isu tersebut dengan dugaan penyadapan terhadap sejumlah pihak di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, terdapat empat kelompok yang disebut memiliki kepentingan dalam situasi tersebut, yakni oligarki, mafia koruptor, elite global, dan partai oposisi. Ia menilai keempat kelompok itu menjadi bagian dari tekanan politik yang dihadapi pemerintahan Prabowo.
Narasumber bahkan menyebut Prabowo menghadapi tekanan besar selama dua tahun pertama pemerintahannya. Meski demikian, ia menilai Presiden masih mampu bertahan menghadapi berbagai tekanan tersebut.
Ia juga mengaitkan situasi politik itu dengan pergantian Kapolri serta menyebut 10 November sebagai tanggal krusial bagi Indonesia apabila dugaan skenario tersebut tidak terbongkar.
Meski demikian, pernyataan mengenai keberadaan kabinet bayangan, identitas calon pemimpin pengganti, serta dugaan keterlibatan sejumlah kelompok tersebut masih merupakan klaim narasumber. Belum ada bukti maupun konfirmasi independen yang disampaikan untuk mendukung tuduhan tersebut.













