• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
in News
0
92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

JAKARTA, Cobisnis.com – Polusi plastik dipastikan tidak lagi hanya mencemari pantai dan permukaan laut. Studi terbaru menemukan mikroplastik telah mencapai laut dalam hingga kedalaman lebih dari 2.000 meter.

Penelitian dilakukan tim dari Korea Research Institute of Bioscience and Biotechnology bersama Korea Institute of Ocean Science and Technology. Mereka meneliti hewan laut dalam di Samudra Pasifik barat daya dan Samudra Hindia untuk mengukur tingkat pencemaran mikroplastik.

Sampel diambil dari siput dan kerang yang hidup di sekitar ventilasi hidrotermal, habitat ekstrem yang tetap dihuni berbagai organisme meski tanpa cahaya matahari. Hasilnya, 92 persen hewan yang diperiksa mengandung mikroplastik dengan rata rata 3,42 serpihan di setiap individu.

Peneliti menemukan polistirena menjadi jenis plastik yang paling banyak terdeteksi. Material tersebut umum digunakan sebagai bahan kemasan makanan dan berbagai produk sekali pakai.

Studi ini juga menunjukkan pola penumpukan mikroplastik berbeda pada setiap spesies. Siput lebih banyak menyimpan partikel plastik di organ pencernaan, sedangkan kerang mengalami penyebaran mikroplastik di hampir seluruh jaringan tubuh.

Perbandingan dua wilayah penelitian memperlihatkan perbedaan yang signifikan. Hewan laut dari Samudra Hindia memiliki kandungan mikroplastik hingga 14,7 kali lebih tinggi dibandingkan sampel dari Samudra Pasifik barat daya setelah disesuaikan dengan berat tubuh.

Peneliti menilai perbedaan tersebut dipengaruhi aktivitas manusia, aliran sampah dari sungai, serta karakter arus laut. Temuan ini menjadi bukti bahwa limbah plastik mampu mencapai dasar laut dan diharapkan menjadi dasar penguatan kebijakan perlindungan ekosistem laut dalam.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: CobisnisEkosistem LautHeadlineLaut DalamlingkunganMikroplastikPebisnismudaPolusi plastik

Related Posts

Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

by Hidayat Taufik
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keberadaan ikan sapu-sapu terus menjadi perhatian karena populasinya semakin meluas dan mendominasi berbagai sungai di Indonesia maupun...

Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erling Haaland tidak hanya dikenal sebagai mesin gol di lapangan hijau. Penyerang asal Norwegia itu juga menjadi...

HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persaingan kamera smartphone premium semakin sengit pada 2026. Produsen kini tidak hanya berlomba menghadirkan sensor beresolusi tinggi,...

Kucing Punya Banyak Cara Berkomunikasi, Ini Arti Setiap Suaranya

Kucing Punya Banyak Cara Berkomunikasi, Ini Arti Setiap Suaranya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang ekspresif. Meski tidak bisa berbicara, mereka memiliki beragam suara untuk menyampaikan...

Makan Daging Merah Setiap Hari Benarkah Berbahaya bagi Kesehatan?

Makan Daging Merah Setiap Hari Benarkah Berbahaya bagi Kesehatan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daging merah menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah dalam berbagai kuliner Nusantara, mulai dari rendang,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Trump Siapkan Opsi Militer untuk Hadapi Kuba di Tengah Konflik Iran

July 16, 2026
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

July 17, 2026
Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

July 17, 2026
HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

July 17, 2026
AS Gempur Kawasan Dekat Selat Hormuz, Iran Siaga Balas Serangan

AS Gempur Kawasan Dekat Selat Hormuz, Iran Siaga Balas Serangan

July 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved