JAKARTA, Cobisnis.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menguji kemampuan pemain di lapangan. Turnamen ini juga menghadirkan tantangan finansial bagi para pemain dan keluarga mereka.
Sejumlah pemain Timnas Swedia mengaku menggunakan bonus dari federasi untuk membantu biaya perjalanan keluarga ke Amerika Utara. Mereka ingin orang-orang terdekat tetap hadir dan memberi dukungan langsung selama turnamen.
Bek Swedia, Gustaf Lagerbielke, menjadi salah satu pemain yang mengambil langkah tersebut. Ia memilih menanggung biaya perjalanan pasangan dan keluarga dekatnya.
Menurut Lagerbielke, kesempatan tampil di Piala Dunia tidak datang setiap saat. Karena itu, ia ingin menikmati momen tersebut bersama orang-orang yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.
Sementara itu, gelandang Eric Smith juga memiliki pandangan serupa. Ia memperkirakan biaya yang dibutuhkan cukup besar.
Namun, Smith menilai pengeluaran itu sebagai investasi emosional. Kehadiran keluarga dinilai dapat membantu pemain menjaga ketenangan saat menghadapi tekanan pertandingan.
Bagi pemain yang sudah berkeluarga, dukungan dari pasangan dan anak menjadi faktor penting. Selain itu, pertemuan singkat di sela turnamen juga membantu menjaga fokus dan kondisi mental.
Di sisi lain, biaya untuk suporter juga menjadi perhatian. Kapten tim Victor Nilsson Lindelof menilai harga tiket dan transportasi cukup tinggi bagi banyak pendukung.
Karena itu, ia menilai tidak semua penggemar memiliki kesempatan menyaksikan langsung pertandingan di stadion.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kondisi tersebut membuat jarak antarkota menjadi lebih panjang.
Akibatnya, biaya perjalanan meningkat, baik untuk pemain, keluarga, maupun suporter yang ingin mengikuti tim secara langsung.













