• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, July 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Meski Lahan Panen Naik, Produksi Beras Nasional Justru Terancam Turun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Meski Lahan Panen Naik, Produksi Beras Nasional Justru Terancam Turun

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 21,95 juta ton. Jumlah tersebut turun sekitar 0,08 juta ton atau 0,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan produksi terjadi meski luas panen padi diperkirakan sedikit meningkat. BPS mencatat luas panen pada Januari hingga Juli 2026 mencapai 7,20 juta hektare atau naik tipis 0,02 persen dibandingkan 2025.

Menurut Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, angka tersebut masih berupa potensi. Realisasi produksi hingga Juli masih bergantung pada perkembangan kondisi pertanaman di lapangan.

Berbagai faktor dapat memengaruhi hasil akhir produksi, mulai dari serangan hama, organisme pengganggu tanaman, banjir, kekeringan, hingga waktu panen petani. Karena itu, angka produksi masih berpotensi mengalami perubahan.

BPS mencatat produksi padi pada April 2026 mencapai 7,63 juta ton gabah kering giling (GKG). Angka ini turun 16,03 persen dibandingkan April 2025 yang mencapai 9,09 juta ton GKG.

Sementara itu, produksi padi selama Mei hingga Juli 2026 diperkirakan mencapai 13,75 juta ton GKG atau turun 1,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi beras untuk konsumsi masyarakat pada April juga turun menjadi 4,40 juta ton dari sebelumnya 5,23 juta ton.

Potensi panen terbesar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, terutama Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Di luar Jawa, daerah penopang utama produksi padi antara lain Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, NTB, dan NTT.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: BPSCobisnisKetahanan panganpanen padiPebisnismudaPertanian Indonesiaproduksi beras

Related Posts

IPOSS Sebut B50 Jadi Penggerak Baru Industri Sawit, Ekspor Diproyeksi Turun Tajam

Kendaraan Isuzu Diuji Pakai B50, Apa Hasilnya Sejauh Ini?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia atau IAMI masih melanjutkan pengujian penggunaan biodiesel B50 pada kendaraan produksinya. Hasil...

Kemenperin Gandeng Dua Negara Eropa untuk Perkuat SDM Industri RI

Kemenperin Gandeng Dua Negara Eropa untuk Perkuat SDM Industri RI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian atau Kemenperin menggandeng Pemerintah Swiss dan Jerman untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia industri nasional....

Segera Bertaubat, Ini Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Taubat

Segera Bertaubat, Ini Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Taubat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Shalat taubat menjadi salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang ingin memohon ampun atas...

BNI Dinobatkan Jadi Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik Indonesia

BNI Dinobatkan Jadi Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berhasil meraih dua penghargaan internasional dalam ajang AlphaSEA–20th Best...

BNI Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Tata Kelola Jadi Prioritas Utama

BNI Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Tata Kelola Jadi Prioritas Utama

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

July 21, 2026
AIA Indonesia Usung Semangat “Bergerak Berdampak” di Usia ke-30

AIA Indonesia Usung Semangat “Bergerak Berdampak” di Usia ke-30

July 20, 2026
Kebiasaan Buruk Ini Bisa Memicu Lonjakan Hormon Kortisol

Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial, Perlindungan Jadi Kebutuhan

July 20, 2026
New York Laporkan Tiga Kematian dalam Wabah Legionnaires di Upper East Side

Spanyol Taklukkan Argentina dan Raih Gelar Piala Dunia 2026 Lewat Gol Perpanjangan Waktu

July 20, 2026
Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

Mengapa Prabowo dan Gibran Duduk Terpisah di Sidang Kabinet?

July 21, 2026
Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

Keppres Jampidsus Pengganti Febrie Segera Ditandatangani Prabowo

July 21, 2026
Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Singapura Siapkan 25 Pemain Terbaik untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada

July 21, 2026
XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

July 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved