JAKARTA, Cobisnis.com – Para astronom menemukan jejak galaksi kuno yang diduga pernah dilahap Galaksi Bima Sakti sekitar 10 miliar tahun lalu. Mereka menamai galaksi tersebut Loki, terinspirasi dari dewa licik dalam mitologi Nordik.
Penemuan itu berpotensi mengubah pemahaman ilmuwan tentang sejarah awal Bima Sakti. Galaksi Bima Sakti memiliki diameter sekitar 100 ribu tahun cahaya.
Selain itu, galaksi tempat tata surya berada itu berisi hingga ratusan miliar bintang. Namun, Bima Sakti tidak langsung terbentuk sebesar sekarang. Ilmuwan percaya galaksi tersebut tumbuh dengan menyerap banyak galaksi kecil selama miliaran tahun.
Karena itu, astronom terus mencari sisa galaksi yang pernah “dimakan” Bima Sakti. Dalam studi terbaru, peneliti menemukan kumpulan bintang miskin logam di dekat cakram galaksi.
Mereka mempublikasikan temuan itu di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society pada Mei 2026. Bintang miskin logam biasanya berasal dari masa awal alam semesta.
Saat itu, alam semesta baru memiliki hidrogen dan helium. Kemudian, generasi awal bintang menciptakan unsur lebih berat sebelum meledak.













