JAKARTA, Cobisnis.com – Netzme dan Ruangguru resmi meluncurkan program “Gang Dagang” di Balai Kota DKI Jakarta. Program ini hadir dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan DKI Jakarta.
“Gang Dagang” merupakan program gamifikasi literasi keuangan dan digital yang ditujukan untuk pelaku UMKM di Indonesia. Inisiatif ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami pengelolaan keuangan secara lebih praktis.
Program ini lahir dari tantangan rendahnya literasi keuangan UMKM di Indonesia. Banyak pelaku usaha masih mengalami kesulitan dalam pencatatan keuangan dan pengelolaan bisnis secara digital.
Melalui pendekatan gamifikasi, peserta diajak belajar melalui simulasi bisnis yang interaktif. Metode ini dibuat agar pembelajaran lebih mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan.
Pada tahap awal, program ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM terpilih. Mereka akan menjalani pembelajaran selama lima bulan dengan kurikulum yang terstruktur.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya transformasi digital UMKM. Jakarta dinilai menjadi lokasi strategis untuk pelaksanaan cohort pertama.
Bank Indonesia juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. Program ini dianggap sebagai bentuk dukungan nyata sektor swasta dalam memperkuat ekosistem UMKM digital.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan menggunakan ekosistem Netzme seperti QRIS Soundbox dan Kasir Digital. Setiap dua minggu, peserta juga mengikuti tantangan “Sales Race” untuk meningkatkan transaksi.
CEO Netzme menyebut program ini tidak hanya fokus pada akses pembayaran digital, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku usaha. Tujuannya agar UMKM dapat tumbuh melalui pemanfaatan teknologi.
Selain program terbatas, “Gang Dagang” juga dapat diakses publik melalui gangdagang.id. Platform ini menyediakan pembelajaran literasi keuangan berbasis game yang lebih interaktif dan mudah dipahami.













