• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
May 14, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

JAKARTA, Cobisnis.com – Babi saat ini tidak lagi dikonsumsi oleh masyarakat di Jazirah Arab. Namun, catatan sejarah menunjukkan hewan ini pernah menjadi sumber makanan penting di Timur Tengah pada masa lalu.

Penelitian tim Kiel University, Jerman (2017) dalam studi Insights Into Early Pig Domestication Provided by Ancient DNA Analysis menyebut domestikasi babi pertama kali terjadi di Mesopotamia sekitar 8.500 SM. Kemudian, babi menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Eropa.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa babi bukan hewan asing di kawasan Arab pada masa awal sejarah. Selain itu, bukti arkeologis dari periode 5.000 hingga 2.000 SM menunjukkan masyarakat Timur Tengah cukup aktif memelihara babi untuk konsumsi daging.

Namun, situasi berubah sekitar 1.000 SM. Konsumsi babi turun drastis dan praktik peternakannya mulai ditinggalkan. Lalu, apa yang menyebabkan perubahan besar ini?

1. Faktor Ekologi Jadi Kendala

Antropolog Marvin Harris dalam bukunya Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir (2019) menjelaskan bahwa faktor lingkungan berperan besar dalam perubahan ini.

Menurutnya, babi membutuhkan banyak air untuk tumbuh, sekitar 6.000 liter per ekor. Akibatnya, peternakan dengan skala besar menjadi tidak efisien di wilayah gurun seperti Timur Tengah.

Selain itu, babi tidak seperti sapi atau kambing yang bisa memakan rumput. Mereka membutuhkan pakan seperti biji-bijian dan kacang-kacangan yang juga dibutuhkan manusia.

Oleh karena itu, masyarakat lebih memilih mengutamakan kebutuhan pangan manusia. Harris juga menulis, “Babi mungkin enak, tetapi terlalu boros sumber daya.”

2. Munculnya Ayam sebagai Alternatif

Di sisi lain, sejarawan Richard W. Redding dalam riset The Pig and the Chicken in the Middle East (2015) menawarkan pandangan berbeda.

Menurutnya, ayam menjadi faktor penting yang menggeser peran babi sebagai sumber protein utama. Ayam lebih mudah dipelihara dan lebih hemat air.

Selain itu, ayam hanya membutuhkan sekitar 3.500 liter air per kilogram daging. Hewan ini juga cocok dengan gaya hidup masyarakat nomaden di wilayah kering.

Selain daging, ayam juga menghasilkan telur yang bisa dikonsumsi secara berkelanjutan. Karena itu, ayam menjadi pilihan yang lebih praktis.

Dalam jangka panjang, ayam perlahan menggantikan posisi babi dalam pola konsumsi masyarakat. Akibatnya, konsumsi babi terus menurun.

Seiring waktu, babi hampir sepenuhnya hilang dari tradisi makanan di Timur Tengah. Perubahan ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perubahan pola hidup, bukan hanya faktor kepercayaan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Arkeologiayambabicobisnis.comEkologimakananMesopotamiaProteinSejarahTimur tengah

Related Posts

Begini Penjelasan Wamenhaj soal Usulan Petugas Haji Nonmuslim

Begini Penjelasan Wamenhaj soal Usulan Petugas Haji Nonmuslim

by Hidayat Taufik
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar menjelaskan rencana pelibatan masyarakat lintas agama dalam pelayanan jemaah haji...

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

by Hidayat Taufik
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi isu kemungkinan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dikenakan...

Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

by Hidayat Taufik
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri memeriksa empat anggota kepolisian terkait penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran...

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., turun langsung ke lapangan untuk memastikan program...

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Pencopotan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

November 2, 2026
Begini Penjelasan Wamenhaj soal Usulan Petugas Haji Nonmuslim

Begini Penjelasan Wamenhaj soal Usulan Petugas Haji Nonmuslim

November 3, 2026
Pensiunan Militer Israel Sebut Negaranya diambang Keruntuhan

Pensiunan Militer Israel Sebut Negaranya diambang Keruntuhan

November 3, 2026
QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

November 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

Akibat Pengepungan di Hebron, 80 Ribu Pelajar Palestina Tidak Dapat Bersekolah

November 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved