JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan donor darah. Program ini digelar di Jayapura sebagai bagian dari inisiatif nasional bertema Berbagi Kebaikan untuk Sesama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mandiri Donor Darah yang dilaksanakan di lebih dari 10 kota dan kabupaten. Secara nasional, kegiatan ini melibatkan sekitar 2.800 pendonor dari berbagai wilayah.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri mengambil langkah proaktif dalam mendukung ketersediaan darah di Indonesia. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap ketahanan sektor kesehatan nasional.
Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia atau PMI. Kegiatan donor darah di Jayapura melibatkan tidak hanya karyawan, tetapi juga masyarakat umum.
Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan. Kegiatan ini juga termasuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan khususnya pada pilar kesehatan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan aksi kemanusiaan sederhana dengan dampak besar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Jayapura.
Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta menjalani proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pendonor memenuhi syarat medis.
Proses tersebut juga bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, seluruh rangkaian donor darah dapat berjalan dengan lancar.
Program Mandiri Donor Darah sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, Bank Mandiri berupaya menghadirkan manfaat sosial yang nyata.
Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menjalankan program kemanusiaan serupa. Sinergi antara perusahaan, lembaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan nasional.













