JAKARTA, Cobisnis.com – Gatorade mulai mengubah strategi untuk menghadapi persaingan ketat di pasar minuman hidrasi. Namun, tren hidrasi kini tidak lagi terbatas pada atlet profesional saja.
Induk perusahaan PepsiCo mengumumkan pembaruan besar pada produk dan identitas merek. Selain itu, Gatorade ingin memperluas citra dari minuman olahraga menjadi brand hidrasi untuk semua orang.
Pasar minuman hidrasi berkembang pesat sejak pandemi dan tren media sosial. Bahkan, tren seperti #WaterTok ikut mendorong konsumsi minuman elektrolit.
Sejak 2020, sekitar 150 merek baru telah masuk ke pasar ini. Akibatnya, pesan pemasaran menjadi semakin beragam dan membingungkan konsumen.
Beberapa pesaing datang dari tokoh populer seperti Kylie Jenner dan Lionel Messi. Selain itu, merek seperti Liquid I.V. dan Electrolit juga terus berkembang.
Meski begitu, Gatorade masih memimpin pasar dengan sekitar 60% pangsa pada 2025. Namun, perusahaan kehilangan sekitar 3% pangsa pasar sejak 2021. Penurunan ini menunjukkan pasar semakin terfragmentasi.













