JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan AS Israel ke Iran dilaporkan berdampak besar pada sektor pendidikan nasional. Oleh karena itu, serangan AS Israel ke Iran memicu kekhawatiran terhadap masa depan riset dan akademik.
Menteri Hossein Simaei Saraf menyebut puluhan universitas mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Selain itu, fasilitas pendidikan menjadi salah satu target dalam konflik.
Ia menyampaikan pernyataan saat meninjau lokasi di Shahid Beheshti University. Namun, pusat riset laser dan plasma di kampus tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Serangan udara dilaporkan terjadi pada Jumat di wilayah Teheran selatan. Oleh karena itu, dampak kerusakan tidak hanya pada bangunan tetapi juga aktivitas akademik.
Menurut Saraf, komunitas ilmiah juga menjadi sasaran dalam konflik ini. Sementara itu, beberapa profesor dilaporkan menjadi korban dalam serangan yang terjadi.
Ia menilai serangan terhadap universitas dapat menghambat perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kerusakan fasilitas riset berpotensi berdampak jangka panjang.
Konflik ini melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Oleh karena itu, ketegangan geopolitik terus meningkat di kawasan.
Di sisi lain, pernyataan ini juga menyinggung ancaman dari Donald Trump sebelumnya. Selain itu, konflik ini semakin memperburuk kondisi pendidikan dan riset di Iran.













