JAKARTA, Cobisnis.com – Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat dengan 41.663 penumpang kereta api tiba di Jakarta pada H+1 Idulfitri.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat pergerakan pemudik yang kembali ke ibu kota sudah mulai terjadi sejak pagi hari. Data per pukul 09.00 WIB menunjukkan lonjakan aktivitas di sejumlah stasiun utama.
Kedatangan penumpang tersebut tersebar di beberapa stasiun besar seperti Pasarsenen, Gambir, Bekasi, Cikampek, Cikarang, Jatinegara, hingga Karawang. Jalur ini menjadi titik utama arus balik dari berbagai kota di Pulau Jawa.
Di sisi lain, jumlah penumpang yang berangkat dari Jakarta juga masih tinggi. Tercatat sebanyak 41.754 orang berangkat ke berbagai daerah, menandakan mobilitas masyarakat masih cukup dinamis.
Khusus di Stasiun Pasarsenen, volume keberangkatan mencapai 19.604 penumpang. Angka ini meningkat dibandingkan hari H Lebaran yang berada di angka 18.814 penumpang.
Untuk kedatangan di Stasiun Pasarsenen sendiri tercatat sebanyak 15.994 penumpang. Sementara itu, Stasiun Gambir mencatat 14.174 penumpang berangkat dan 11.047 penumpang tiba di hari yang sama.
Secara keseluruhan, kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh (KAJJ) selama periode ini mencapai 1.083.623 seat. Pada 22 Maret 2026 saja, volume penumpang berangkat tercatat sebanyak 45.841 orang.
Jika dilihat secara kumulatif, total penumpang yang berangkat sejak 11 hingga 22 Maret 2026 mencapai 579.083 orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Selain itu, total tiket yang telah terjual atau dipesan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 790.692 tiket. Hal ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.
Rata-rata okupansi kereta api pada periode tersebut berada di angka 73 persen. Sementara sisa kapasitas tempat duduk untuk periode 23 Maret hingga 1 April masih tersedia sebanyak 290.982 seat.
Puncak okupansi terjadi pada periode pra-Lebaran, yakni 11–20 Maret 2026, dengan total 483.389 tiket terjual. Ini menunjukkan lonjakan terbesar masih terjadi saat arus mudik dibanding arus balik awal.
Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa libur Lebaran. Arus balik diprediksi mencapai puncaknya dalam waktu dekat.













