JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan penerbangan di Amerika Serikat dibatalkan akibat badai musim dingin yang melanda sejumlah wilayah. Dampaknya, beberapa bandara utama terlihat sepi dan nyaris kosong seperti kota hantu.
Data terbaru dari FlightAware mencatat sekitar 2.842 penerbangan dibatalkan pada Minggu waktu setempat. Angka tersebut mencakup sekitar 78 persen dari total pembatalan penerbangan yang terjadi di seluruh dunia pada hari yang sama.
Tidak hanya pembatalan, gangguan operasional juga memicu penundaan besar-besaran. Tercatat sebanyak 6.826 penerbangan di jaringan penerbangan nasional Amerika Serikat mengalami penundaan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Gangguan terbesar terjadi di wilayah Midwest Amerika Serikat. Kota Chicago menjadi pusat utama gangguan penerbangan, disusul Minneapolis yang juga mengalami dampak signifikan dari badai salju.
Bandara Internasional O’Hare di Chicago menjadi salah satu bandara yang paling terdampak. Berdasarkan data otoritas bandara FlyChicago, sekitar 790 penerbangan di bandara tersebut terpengaruh oleh pembatalan dan penundaan.
Secara keseluruhan, sekitar 27 persen penerbangan keberangkatan dari bandara tersebut dibatalkan. Sementara itu, sekitar 29 persen penerbangan kedatangan juga tidak dapat beroperasi sesuai jadwal.
Selain pembatalan, ratusan penerbangan lain mengalami keterlambatan. Setidaknya 839 penerbangan tercatat mengalami penundaan dengan waktu tunggu rata-rata mencapai 82 menit.
Bandara Internasional Minneapolis–St. Paul juga mengalami gangguan besar. Sekitar 73 persen penerbangan keberangkatan dan 64 persen penerbangan kedatangan dilaporkan dibatalkan akibat badai salju yang melanda wilayah tersebut.
Bandara itu mencatat sekitar 726 penerbangan dibatalkan dengan hanya 177 penerbangan yang dapat beroperasi tepat waktu. Kondisi terminal pun dilaporkan sangat sepi dengan aktivitas yang jauh berkurang dibandingkan hari normal.
Dampak gangguan penerbangan juga dirasakan di bandara besar lainnya seperti Atlanta dan Denver. Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta mencatat setidaknya 227 penerbangan tertunda dan 87 penerbangan dibatalkan.
Sementara itu, Bandara Internasional Denver melaporkan 466 penerbangan mengalami penundaan dan sekitar 60 penerbangan lainnya dibatalkan. Gangguan ini memicu efek domino terhadap jadwal penerbangan domestik maupun internasional.
Sejumlah maskapai penerbangan besar kemudian mengeluarkan kebijakan keringanan bagi penumpang. Maskapai seperti United Airlines, Delta Air Lines, dan American Airlines memberikan opsi perubahan jadwal tanpa biaya tambahan bagi penumpang yang terdampak.
Para pejabat penerbangan menyarankan penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai. Cuaca ekstrem yang masih berlangsung diperkirakan dapat terus memengaruhi operasional penerbangan dalam beberapa hari ke depan.













