• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kasus Suap Impor Bea Cukai Melebar, KPK Sita Mobil dan Duit SGD 78 Ribu dari Pihak Terkait

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
in News
0
Kasus Suap Impor Bea Cukai Melebar, KPK Sita Mobil dan Duit SGD 78 Ribu dari Pihak Terkait

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Barang yang disita berupa satu unit mobil dan uang tunai sebesar SGD 78 ribu atau sekitar Rp 1 miliar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penyitaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan. Penyidik menilai barang bukti itu berkaitan langsung dengan dugaan praktik suap dalam pengaturan jalur impor barang.

Menurut Budi, langkah penyitaan juga menjadi bagian dari upaya pemulihan aset atau asset recovery. KPK berupaya memastikan bahwa hasil kejahatan korupsi tidak dinikmati oleh para pelaku dan dapat dikembalikan ke negara.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam pengaturan jalur pemeriksaan barang impor di Bea Cukai. Dalam sistem kepabeanan, terdapat dua jalur utama yakni jalur hijau dan jalur merah yang menentukan tingkat pemeriksaan terhadap barang yang masuk ke Indonesia.

Jalur hijau merupakan jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik, sehingga prosesnya relatif cepat. Sementara jalur merah mewajibkan pemeriksaan fisik barang oleh petugas, yang biasanya dilakukan terhadap barang dengan tingkat risiko lebih tinggi.

Penyidik menduga terjadi manipulasi dalam penentuan jalur tersebut untuk mempermudah proses impor barang tertentu. Dugaan ini mengarah pada kesepakatan antara pejabat Bea Cukai dengan pihak swasta yang berkepentingan dalam aktivitas impor.

Deputi Penindakan KPK Asep Guntur menjelaskan bahwa kesepakatan itu diduga terjadi pada Oktober 2025. Kesepakatan tersebut melibatkan pejabat intelijen Bea Cukai dan pihak perusahaan importir yang ingin memperlancar jalur masuk barang.

Dalam kasus ini, seorang pegawai Bea Cukai diduga menerima perintah untuk menyesuaikan parameter sistem pengawasan impor. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan menyusun rule set tertentu agar barang dapat masuk melalui jalur yang lebih mudah.

Sebelumnya, KPK juga telah menyita lima unit mobil dari kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta. Mobil tersebut diduga merupakan hasil dari praktik korupsi sekaligus digunakan untuk menunjang aktivitas operasional para pelaku.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara suap impor barang tersebut. Para tersangka berasal dari unsur pejabat Bea Cukai serta pihak perusahaan swasta yang diduga terlibat dalam pengaturan jalur impor.

KPK menilai praktik korupsi di sektor kepabeanan memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional. Selain merugikan penerimaan negara, praktik semacam ini juga berpotensi merusak iklim usaha dan menciptakan persaingan bisnis yang tidak sehat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap sektor impor sangat penting untuk menjaga integritas sistem perdagangan. Transparansi dan penegakan hukum yang konsisten dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan dunia usaha.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: bea cukaiImporIndonesiaKorupsiKPK

Related Posts

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Dirjen Ikut Terjaring

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Dirjen Ikut Terjaring

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan proses pengurusan...

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara...

Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Suka Didikte

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun kekuatan nasional agar Indonesia dapat menentukan kebijakan secara mandiri. Menurutnya, ketahanan...

Performa APBN Meningkat, Pajak Tumbuh 9,5% dan Bea Cukai Tumbuh 30,4%

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

by Iwan Supriyatna
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menunjukkan tingkat...

Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Aksi WN China Bawa Emas 10,4 Kg Senilai Rp26 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan upaya penyelundupan emas batangan ke luar negeri yang dilakukan seorang warga negara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

September 15, 2026
Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved