JAKARTA, Cobisnis.com – Lou Holtz, pelatih legendaris sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat yang membawa University of Notre Dame meraih gelar nasional pada 1988, meninggal dunia pada usia 89 tahun di Orlando, Florida. Pihak universitas mengumumkan kabar duka tersebut pada Rabu, sementara keluarga tidak menyebutkan secara resmi penyebab kematiannya.
Holtz dikenal sebagai sosok pelatih yang karismatik sekaligus penuh semangat motivasi. Sepanjang karier kepelatihannya yang berlangsung selama 33 musim, ia mencatatkan rekor 249 kemenangan, 132 kekalahan, dan tujuh hasil imbang. Ia pernah melatih sejumlah tim perguruan tinggi seperti Minnesota, Arkansas, dan South Carolina, namun namanya paling dikenal saat memimpin Notre Dame dan mengembalikan kejayaan program tersebut di kancah sepak bola perguruan tinggi.
Puncak karier Holtz terjadi pada musim 1988 ketika Notre Dame meraih gelar juara nasional. Musim itu ditandai dengan kemenangan penting 31-30 atas Miami dalam rivalitas yang dikenal sebagai “Catholics vs. Convicts”, serta kemenangan atas West Virginia di Fiesta Bowl yang memastikan gelar juara. Di bawah kepemimpinannya, Notre Dame mencatatkan 23 kemenangan beruntun pada musim 1988 dan 1989.
Setelah meninggalkan Notre Dame pada 1996 dengan rekor 100-30-2 bersama tim tersebut, Holtz sempat bekerja sebagai analis televisi di CBS dan kemudian ESPN. Ia juga sempat kembali melatih South Carolina sebelum akhirnya pensiun dari dunia kepelatihan pada 2004. Pada 2008, Holtz dilantik ke dalam College Football Hall of Fame sebagai pengakuan atas kontribusinya yang besar bagi dunia olahraga.
Sepanjang hidupnya, Holtz dikenal dengan berbagai kutipan motivasi yang menginspirasi pemain dan penggemarnya. Ia selalu menekankan nilai kepercayaan, kerja keras, dan komitmen dalam setiap tim yang dilatihnya. Warisan kepelatihannya tetap dikenang sebagai salah satu yang paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola perguruan tinggi Amerika.













