JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka menyambut Ramadan 1446 Hijriah, LRT Jabodebek kembali menerapkan kebijakan khusus bagi para pengguna yang menjalankan ibadah puasa. Selama bulan Ramadan 2026, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam kereta maupun area stasiun mulai waktu azan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa kebijakan ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, khususnya pada jam sibuk sepulang kerja di wilayah Jabodebek.
Menurutnya, pengguna diperkenankan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, serta air minum saat berbuka. Namun, makanan berat dan yang memiliki aroma menyengat tidak diperbolehkan demi menjaga kenyamanan penumpang lain.
Selain itu, pengelola juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun untuk membantu kebutuhan pengguna saat berbuka. Penumpang diimbau tetap menjaga kebersihan dengan menyimpan sampah sisa makanan dan minuman, lalu membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan.
Dari sisi operasional, layanan LRT Jabodebek tetap berjalan normal. Tercatat ada 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.
Melalui kebijakan ini, pihak LRT Jabodebek berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa mengganggu ketertiban, keselamatan, dan kelancaran perjalanan.













