JAKARTA, Cobisnis.com – Bulan Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya melalui puasa, tetapi juga dengan memperbanyak sedekah sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan iman.
Mengutip informasi dari Baznas, pahala sedekah di bulan Ramadan memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan waktu lainnya. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan ganjarannya oleh Allah SWT, sehingga Ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak amal sosial.
Sedekah memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama menjalani ibadah puasa. Selain meringankan beban hidup, sedekah juga memperkuat rasa empati dan solidaritas antar sesama Muslim.
Hal ini juga sejalan dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengajak umat Islam mempersiapkan diri sejak bulan Sya’ban agar ibadah sedekah di bulan Ramadan dapat dilakukan secara optimal dan bernilai maksimal.
Bentuk sedekah tidak terbatas pada uang atau makanan saja, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti menyantuni anak yatim, membantu fakir miskin, memberikan hidangan berbuka puasa, hingga membantu kebutuhan keluarga kurang mampu agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Dalam ajaran Islam, sedekah juga berfungsi sebagai sarana penyucian harta dan jiwa. Allah SWT menjanjikan balasan berlipat ganda bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 261.
Selain itu, dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa sedekah mampu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api, menjadikannya sebagai amalan yang sangat bernilai, khususnya di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.
Lebih dari sekadar ibadah individual, sedekah juga membangun kekuatan sosial, menciptakan solidaritas, serta mempererat hubungan antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga nilai Ramadan tidak hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga sosial.












