• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan Selama Lebih dari 50 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in Teknologi
0
Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan Selama Lebih dari 50 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat meninggalkan Bulan pada 14 Desember 1972, komandan Apollo 17, Gene Cernan, mengucapkan kalimat penutup yang penuh harapan: manusia akan kembali dengan damai dan harapan bagi seluruh umat manusia. Lebih dari 50 tahun kemudian, jejak Cernan masih menjadi jejak terakhir manusia di permukaan Bulan.

Padahal, misi lanjutan Apollo 18, 19, dan 20 awalnya direncanakan. Namun pembatalan akibat pemotongan anggaran mengakhiri era pendaratan Bulan. Kini, melalui Artemis program, NASA bersiap mengirim manusia kembali ke sekitar Bulan lewat misi Artemis II meski hanya akan melakukan fly-by, bukan pendaratan.

Lalu, mengapa butuh waktu begitu lama?

Faktor Politik Yang Berubah-Ubah

Menurut Teasel Muir-Harmony dari Smithsonian National Air and Space Museum, jawabannya sederhana: kemauan politik.Mengirim manusia ke Bulan memerlukan investasi besar, konsistensi anggaran, dan prioritas nasional jangka panjang. Masalahnya, setiap pergantian presiden sering kali diikuti perubahan arah kebijakan antariksa.

Saat George H. W. Bush menjabat, NASA diarahkan kembali ke Bulan. Namun ketika Bill Clinton berkuasa, fokus dialihkan ke pembangunan stasiun luar angkasa. Kemudian George W. Bush menghidupkan kembali ambisi Bulan lewat proyek Constellation. Setelah itu, Barack Obama mengalihkan prioritas ke asteroid. Donald Trump kembali mendorong target Bulan, dan Joe Biden memilih mempertahankan program tersebut.

Perubahan kebijakan setiap empat hingga delapan tahun membuat program eksplorasi jangka panjang sulit berjalan konsisten.

Tantangan Teknis Dan Biaya Fantastis

Selain politik, tantangan teknis juga luar biasa besar. Bulan berjarak lebih dari 400.000 kilometer dari Bumi. Lebih dari setengah upaya pendaratan Bulan dalam sejarah berakhir gagal. Program Artemis sendiri membutuhkan waktu hampir dua dekade dan dana lebih dari 50 miliar dolar AS untuk mengembangkan roket dan kapsul Orion.

Meski teknologi kini jauh lebih canggih dibanding era Apollo komputer Orion 20.000 kali lebih cepat misi manusia tetap kompleks, berisiko, dan mahal. Berbeda dengan era Apollo yang fokus pada “tanam bendera dan jejak kaki”, Artemis dirancang untuk membangun infrastruktur permanen, termasuk habitat dan sistem pendukung kehidupan jangka panjang di permukaan Bulan.

Peran Swasta Dan Infrastruktur Baru

Kini NASA bekerja sama dengan perusahaan swasta seperti SpaceX, Boeing, dan Blue Origin. CEO SpaceX, Elon Musk, bahkan menyatakan fokus membangun “kota yang tumbuh mandiri di Bulan” sebelum menuju Mars.

Kerja sama komersial ini menjadi faktor penting yang memungkinkan kembalinya ambisi Bulan setelah puluhan tahun stagnan. Selain itu, pengalaman dari International Space Station selama lebih dari 25 tahun memberi pemahaman penting soal dampak tinggal lama di luar angkasa terhadap tubuh manusia.

Misi robotik seperti Lunar Reconnaissance Orbiter juga membantu memetakan potensi sumber daya, termasuk kemungkinan es air di kutub Bulan.

Faktor Geopolitik Dan Persaingan Baru

Pada era 1960-an, Presiden John F. Kennedy mendorong pendaratan Bulan demi mengalahkan Uni Soviet dalam Perang Dingin. Kini, Amerika Serikat melihat China sebagai pesaing utama dalam eksplorasi Bulan. China menargetkan misi berawak ke Bulan sebelum 2030.

AS membentuk kerangka kerja internasional bernama Artemis Accords yang telah diikuti lebih dari 60 negara untuk memastikan eksplorasi Bulan berlangsung damai dan berkelanjutan. Namun, berbeda dengan era Apollo yang berpacu dengan tenggat waktu agresif, kini pendekatan lebih berhati-hati diterapkan. Tragedi Apollo 1 serta bencana Challenger dan Columbia menjadi pengingat mahalnya risiko eksplorasi luar angkasa.

Jalan Panjang Menuju Kembali

Lebih dari lima dekade tanpa manusia di Bulan bukan berarti ambisi itu hilang. Kombinasi kemauan politik yang stabil, dukungan komersial, infrastruktur baru, dan tekanan geopolitik kini membuat peluang kembali semakin nyata. Seperti yang pernah dikatakan astronaut Apollo 16, John Young, spesies yang hanya bergantung pada satu planet tidak akan bertahan selamanya. Kini, setelah perjalanan panjang dan berliku, manusia akhirnya berada di ambang babak baru eksplorasi Bulan.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comKembaliKeBulanNASAProgramArtemis

Related Posts

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrik kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat, kembali didatangi sekelompok massa yang diduga berasal dari organisasi...

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia memiliki beragam jenis ikan yang kaya akan nutrisi, salah satunya ikan sidat. Hewan air dengan bentuk...

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Malaysia 2026 dari urutan kedelapan. Sementara posisi terdepan atau pole...

MU Dalam Masa Sulit, Carrick Minta Tim Tetap Yakin Lawan Chelsea

MU Dalam Masa Sulit, Carrick Minta Tim Tetap Yakin Lawan Chelsea

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United akan melakoni laga tandang menghadapi Chelsea dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Pelatih Michael Carrick berharap...

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keinginan orang tua untuk selalu menjaga anak agar terhindar dari masalah merupakan hal yang wajar. Namun, perlindungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Ini Spesifikasinya

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, Resmi Jabat Posisi CEO

October 31, 2026
Grand Final Axis Nation Cup 2026

Grand Final Axis Nation Cup 2026

October 31, 2026
Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Ini Spesifikasinya

Penyebab Kematian Lauren Bennett Terungkap, Koroner Nyatakan Bunuh Diri

October 31, 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, BI Jawa Barat Dorong Pertanian Perkotaan

Perkuat Ketahanan Pangan, BI Jawa Barat Dorong Pertanian Perkotaan

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved