JAKARTA, Cobisnis.com – Perseteruan antara Barcelona dan Real Madrid berlanjut ke jalur hukum setelah Barcelona mengajukan proses mediasi terhadap Presiden Real Madrid Florentino Perez terkait sejumlah pernyataannya mengenai kasus Negreira.
Barcelona mengajukan permohonan mediasi pada 12 Juni 2026 sebagai tahapan wajib sebelum klub dapat mengajukan pengaduan pidana atas dugaan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 205 Kitab Undang-Undang Pidana Spanyol.
Dalam pernyataan resminya, Barcelona meminta Perez menarik kembali sejumlah pernyataan yang menurut klub merugikan citra dan reputasi mereka, sementara klub menyatakan akan melanjutkan proses hukum apabila permohonan tersebut tidak ditanggapi sebagaimana mestinya.
Langkah tersebut berkaitan dengan pernyataan Perez dalam konferensi pers pada 12 Mei 2026 serta wawancara dengan sebuah media sehari setelahnya, ketika Presiden Real Madrid tersebut membahas kasus Negreira dan tuduhan yang diarahkan kepada Barcelona.
Perez ketika itu menyebut kasus Negreira sebagai dugaan korupsi yang menurutnya serius dan mempertanyakan keuntungan yang disebut Barcelona peroleh dalam kompetisi domestik.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari manajemen Barcelona, termasuk Wakil Presiden Rafael Yuste yang menyatakan klub siap mempertahankan reputasinya melalui jalur hukum.
Barcelona juga meminta LaLiga, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), dan Komite Teknis Wasit (CTA) mengambil langkah terkait pernyataan Perez yang dinilai klub menyerang kehormatan serta citra kompetisi dan komunitas perwasitan di Spanyol.
Dalam proses yang diajukan Barcelona, agenda mediasi menjadi tahap sebelum klub memutuskan apakah akan mengajukan pengaduan pidana secara resmi terhadap Perez.
Menurut informasi yang disampaikan Barcelona, tujuan proses tersebut adalah memperoleh pencabutan atas pernyataan tertentu yang dianggap klub bersifat mencemarkan nama baik dan merugikan reputasi institusi.
Perselisihan ini menambah panjang konflik kedua klub terkait kasus Negreira, yang masih menjadi perkara hukum di Spanyol dan terus memunculkan pernyataan serta tanggapan dari kedua kubu.













