• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
in Uncategorized
0
.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang PHK di sektor manufaktur mulai mengkhawatirkan. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai tekanannya bukan sektoral, melainkan struktural dan saling berkaitan.

“Kita tidak sedang melihat kasus per kasus, tapi satu rangkaian tekanan yang saling terhubung di sektor riil dan industri manufaktur,” ujar Yusuf, Selasa (5/5/2026).

Ia sebut tiga faktor utama penyebabnya, biaya energi tinggi, bahan baku tidak kompetitif, dan derasnya impor murah. Permintaan domestik yang lemah bikin industri tidak punya bantalan saat tekanan datang.

Data Kemnaker mencatat sekitar 8.389 pekerja sudah terdampak PHK hingga April 2026. Angka ini berpotensi terus naik tanpa intervensi kebijakan yang nyata.

Yusuf merekomendasikan empat langkah. Pertama, kendalikan arus impor agar industri padat karya punya ruang untuk bersaing.

Kedua, tekan biaya produksi, khususnya energi dan suku bunga, yang selama ini jadi komponen utama pembentuk margin usaha.

Ketiga, perkuat daya beli masyarakat agar permintaan domestik bisa jadi penopang industri. Tanpa konsumsi yang kuat, produksi tidak punya tujuan.

Keempat, percepat transisi tenaga kerja. Pekerja terdampak PHK harus bisa terserap ke sektor lain yang masih tumbuh.

Banyak perusahaan sudah mulai efisiensi dengan tahan rekrutmen dan pangkas jam kerja sebelum ambil keputusan PHK. Yusuf ingatkan ini sinyal awal yang tidak bisa diabaikan.

“Ketika satu pabrik berhenti beroperasi, itu bukan kejutan, melainkan konsekuensi dari kondisi yang sudah terbentuk,” pungkasnya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: CobisnisEkonomi Indonesiaindustri manufakturKrakatau Osaka SteelPebisnismudaPHKTenagaKerja

Related Posts

Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini menggunakan mobil listrik baru untuk menunjang aktivitasnya. Kendaraan tersebut merupakan Xpeng...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11 bank telah ditutup sepanjang 2026 hingga Agustus. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menilai pencabutan izin...

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia tidak lama lagi akan mencapai swasembada energi. Kondisi tersebut diyakini dapat membuat...

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga daging ayam ras di sejumlah daerah mengalami kenaikan hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. Menteri Perdagangan...

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 165 orang tewas dan 1.384 lainnya masih hilang setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah Nepal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

August 28, 2026
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

August 28, 2026
Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

August 28, 2026
FSPPB

FSPPB Soroti Peran PDSI sebagai Pilar Kapabilitas Pengeboran Nasional

August 28, 2026
7 Mimpi yang Sering Dialami, Ternyata Ini Maknanya

7 Mimpi yang Sering Dialami, Ternyata Ini Maknanya

August 29, 2026
Baju Hitam - pexels/Hanna Pad

Cara Mudah Mencuci Baju Hitam agar Tak Mudah Pudar dan Lebih Awet

August 29, 2026
Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Awas, Main HP Saat Menyeberang Bisa Didenda Rp1,5 Juta

August 29, 2026
Tape dan durian diketahui dapat mengandung alkohol dari proses alami. Lantas, mengapa keduanya tetap halal dikonsumsi menurut ketentuan Islam dan fatwa MUI?

Kenapa Tape dan Durian Tetap Halal meski Mengandung Alkohol?

August 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved