• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
in Uncategorized
0
.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang PHK di sektor manufaktur mulai mengkhawatirkan. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai tekanannya bukan sektoral, melainkan struktural dan saling berkaitan.

“Kita tidak sedang melihat kasus per kasus, tapi satu rangkaian tekanan yang saling terhubung di sektor riil dan industri manufaktur,” ujar Yusuf, Selasa (5/5/2026).

Ia sebut tiga faktor utama penyebabnya, biaya energi tinggi, bahan baku tidak kompetitif, dan derasnya impor murah. Permintaan domestik yang lemah bikin industri tidak punya bantalan saat tekanan datang.

Data Kemnaker mencatat sekitar 8.389 pekerja sudah terdampak PHK hingga April 2026. Angka ini berpotensi terus naik tanpa intervensi kebijakan yang nyata.

Yusuf merekomendasikan empat langkah. Pertama, kendalikan arus impor agar industri padat karya punya ruang untuk bersaing.

Kedua, tekan biaya produksi, khususnya energi dan suku bunga, yang selama ini jadi komponen utama pembentuk margin usaha.

Ketiga, perkuat daya beli masyarakat agar permintaan domestik bisa jadi penopang industri. Tanpa konsumsi yang kuat, produksi tidak punya tujuan.

Keempat, percepat transisi tenaga kerja. Pekerja terdampak PHK harus bisa terserap ke sektor lain yang masih tumbuh.

Banyak perusahaan sudah mulai efisiensi dengan tahan rekrutmen dan pangkas jam kerja sebelum ambil keputusan PHK. Yusuf ingatkan ini sinyal awal yang tidak bisa diabaikan.

“Ketika satu pabrik berhenti beroperasi, itu bukan kejutan, melainkan konsekuensi dari kondisi yang sudah terbentuk,” pungkasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: CobisnisEkonomi Indonesiaindustri manufakturKrakatau Osaka SteelPebisnismudaPHKTenagaKerja

Related Posts

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel memastikan layanan streaming Piala Dunia 2026 akan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Operator ini menyiapkan penguatan...

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perayaan Iduladha identik dengan berbagai olahan daging sapi dan kambing. Namun konsumsi daging kurban tetap perlu diperhatikan...

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Momen Iduladha identik dengan konsumsi daging kurban, terutama daging sapi dan kambing. Meski sama-sama termasuk daging merah,...

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitos soal minum air dingin setelah makan daging kembali ramai dibahas menjelang Idul Adha. Banyak yang percaya...

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daging merah seperti sapi dan kambing menjadi hidangan yang paling banyak dikonsumsi saat Iduladha. Meski kaya nutrisi,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

May 27, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Ferrari Perkenalkan EV Perdana Luce dengan Harga US$640 Ribu

Ferrari Perkenalkan EV Perdana Luce dengan Harga US$640 Ribu

May 27, 2026
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia

Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia

May 27, 2026
PDC Distribusikan Hewan Kurban ke Seluruh Wilayah Operasional

PDC Distribusikan Hewan Kurban ke Seluruh Wilayah Operasional

May 28, 2026
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday 2026

Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday 2026

May 28, 2026
Kakorlantas Dorong Polisi Lalu Lintas Rangkul Driver Ojol

Kakorlantas Dorong Polisi Lalu Lintas Rangkul Driver Ojol

May 28, 2026
Empat Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Wisata Posong Temanggung

Empat Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Wisata Posong Temanggung

May 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved