JAKARTA, Cobisnis.com – Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras serangan militer yang dilakukan Donald Trump bersama Israel terhadap Iran. Dalam pernyataan yang ia unggah di media sosial X, Mamdani menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dalam perang yang menurutnya tidak sah.
Menurut Mamdani, aksi pengeboman yang menargetkan kota-kota di Iran berpotensi menimbulkan korban sipil dan membuka babak baru konflik di kawasan Timur Tengah. Ia menilai masyarakat Amerika Serikat tidak menginginkan perang baru yang bertujuan mengganti rezim di negara lain, melainkan mengharapkan fokus pemerintah pada masalah domestik seperti krisis biaya hidup dan stabilitas ekonomi.
Pernyataan Mamdani memicu perdebatan politik di Amerika Serikat. Sejumlah tokoh politik mengkritik sikapnya dan menuduhnya berpihak kepada Iran. Namun mantan Wali Kota New York Bill de Blasio justru membela Mamdani dengan mengatakan bahwa pemimpin kota sebesar New York memang memiliki suara penting dalam isu internasional.
Mamdani, yang dikenal sebagai wali kota Muslim pertama di kota tersebut, juga mengingatkan dampak panjang dari Iraq War yang menyebabkan ratusan ribu korban jiwa setelah Amerika Serikat melakukan invasi dengan alasan senjata pemusnah massal yang kemudian terbukti tidak ada. Ia mengatakan pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk menghindari konflik serupa di masa depan.
Di tengah ketegangan geopolitik tersebut, Mamdani juga memastikan aparat keamanan kota tetap siaga. Ia berkoordinasi dengan Komisaris Kepolisian New York Jessica Tisch untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi sensitif di kota, termasuk kawasan strategis di Manhattan dan Brooklyn. Hingga saat ini, pihak berwenang menyatakan belum ada ancaman keamanan yang kredibel terkait konflik tersebut.













