JAKARTA, Cobisnis.com – Zhang Yiming kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai orang terkaya di China dengan nilai kekayaan mencapai US$92,8 miliar. Pendiri ByteDance tersebut juga berhasil menempati posisi sebagai orang terkaya kedua di Asia berkat lonjakan valuasi perusahaan dan perkembangan bisnis kecerdasan buatan.
Zhang Yiming lahir di Fujian, China, pada 1 April 1983 dan merupakan lulusan Universitas Nankai. Ia mendirikan ByteDance pada 2012 dengan visi menghadirkan platform berbasis kecerdasan buatan yang mampu menyajikan konten sesuai minat pengguna.
Perusahaan yang didirikannya kemudian melahirkan sejumlah platform populer seperti Toutiao, Douyin, dan TikTok. Keberhasilan TikTok berkembang secara global menjadikan ByteDance sebagai salah satu perusahaan teknologi swasta paling bernilai di dunia.
Meski mundur dari jabatan CEO pada 2021, Zhang Yiming masih memegang pengaruh besar di ByteDance. Ia tetap menjadi pemegang hak suara mayoritas dan aktif mengawal arah pengembangan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan.
Pertumbuhan kekayaan Zhang tidak hanya didorong oleh TikTok, tetapi juga oleh perkembangan chatbot AI Doubao. Layanan tersebut telah memiliki ratusan juta pengguna aktif bulanan dan menjadi salah satu produk AI paling populer di China.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, lonjakan valuasi ByteDance membuat kekayaan Zhang meningkat lebih dari tujuh kali lipat sejak 2019. Capaian tersebut mengantarkannya melampaui sejumlah konglomerat Asia, termasuk Mukesh Ambani.
Keberhasilan Zhang Yiming mencerminkan pesatnya perkembangan industri teknologi China di tengah persaingan global. Fokus perusahaan pada inovasi digital dan kecerdasan buatan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnis ByteDance.
Kini, Zhang Yiming tidak hanya dikenal sebagai pendiri TikTok, tetapi juga sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di industri teknologi dunia. Kekayaannya yang mencapai US$92,8 miliar semakin mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya di China dan salah satu miliarder terbesar di dunia.













