JAKARTA, Cobisnis.com – Nama Yulo atau YukLaundryOnline mulai dikaitkan dengan Juragan Kucek, perusahaan franchise laundry autopilot yang tengah diterpa dugaan kasus penipuan terhadap ratusan mitra. Keterkaitan ini memunculkan pertanyaan baru di tengah belum tuntasnya persoalan yang membelit manajemen Juragan Kucek.
Sejumlah sumber menyebut Yulo diduga merupakan bagian atau memiliki hubungan dengan entitas bisnis Juragan Kucek. Dugaan ini mencuat setelah para mitra yang merasa dirugikan menemukan kesamaan pola bisnis serta figur sentral yang sama, yakni CEO Juragan Kucek, Fajar Purwoatmojo.
Dalam kasus yang sebelumnya mencuat, ratusan mitra franchise laundry autopilot Juragan Kucek mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Mereka menyatakan investasi yang telah disetorkan tidak berbanding lurus dengan operasional gerai, bahkan banyak gerai disebut berhenti beroperasi tanpa kejelasan.
Nama Fajar Purwoatmojo pun menjadi sorotan utama. Ia disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan. Beberapa mitra bahkan menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum guna meminta pertanggungjawaban.
Informasi yang beredar di kalangan mitra menyebutkan Fajar Purwoatmojo berada di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan terkait hal tersebut maupun klarifikasi atas dugaan keterkaitan antara Yulo dan Juragan Kucek.
Sementara itu, para mitra mendesak aparat penegak hukum untuk menelusuri alur dana, struktur perusahaan, serta kemungkinan keterkaitan antar-entitas usaha yang diduga berada dalam kendali pihak yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Fajar Purwoatmojo maupun manajemen Yulo/YukLaundryOnline.













