• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Yayasan Jiva Svastha Nusantara dan Dinkes Sumedang Dorong Pencegahan Stunting lewat Edukasi Air Minum Berkualitas

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 28, 2025
in Lifestyle
0
Yayasan Jiva Svastha Nusantara dan Dinkes Sumedang Dorong Pencegahan Stunting lewat Edukasi Air Minum Berkualitas

JAKARTA, Cobisnis.com — Dengan angka stunting yang masih mencapai 14,4% di

Kabupaten Sumedang berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, kebutuhan akan langkah konkret untuk memperbaiki kualitas hidup anak-anak semakin mendesak. Melalui

program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu” Yayasan Jiva Svastha Nusantara, didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, mengadakan penyuluhan tentang pentingnya kualitas air minum.

Dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menurunkan angka stunting sebesar 50% dalam waktu singkat.

“Air yang kita konsumsi sehari-hari sangat menentukan derajat kesehatan masyarakat. 58% kejadian diare di masyarakat dapat dikaitkan langsung dengan buruknya kualitas air minum.

Terlebih jika ibu hamil atau menyusui mengonsumsi air yang tidak berkualitas, risikonya bisa berdampak pada tumbuh kembang balita mereka,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dr. dr. H. Aceng Solahudin Ahmad, M.Kes.

Menurut Dr. Aceng, kesehatan masyarakat sangat ditentukan oleh perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih Sehat (LBS). Selain itu, penelitian WHO juga menunjukkan bahwa meskipun air telah diolah, sebagian tetap tidak layak konsumsi akibat kontaminasi dari wadah penyimpanan atau tangan yang tidak higienis.

“Itulah mengapa penting bagi masyarakat untuk memastikan air minum yang dikonsumsi memenuhi standar kualitas. Ini adalah hak dasar yang harus kita perjuangkan bersama,”katanya.

Dalam sesi penyuluhan, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Keselamatan Kerja, dan Olahraga, Rahmat Hendra, SKM, S. AP, menyoroti perlunya kehati-hatian saat membeli air minum isi ulang.

“Kontaminasi bakteri E.coli tidak boleh ada sama sekali dalam air minum. Masyarakat harus lebih kritis dan berani bertanya ke depot air mengenai hasil uji laboratorium mikrobiologi mereka,” tegas Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa sesuai regulasi pemerintah, depot air minum isi ulang wajib melakukan uji mikrobiologi setiap bulan dan uji kimia setidaknya setiap enam bulan. Menurutnya, meminta 

hasil uji lab bukan hanya hak, tapi bagian dari upaya melindungi keluarga dari risiko penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Felicia Annelinde,mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan wadah air. Ia mengungkapkan bahwa banyak

keluarga masih menggunakan galon isi ulang yang tidak dibersihkan secara optimal,meningkatkan risiko kontaminasi.

“Penting bagi pengguna depot air minum isi ulang untuk menggunakan galon tanpa merek karena galon tersebut dapat ditukarkan kembali dengan galon baru milik depot sehingga risiko

kontaminasi berulang dari galon lama bisa diminimalkan. Sementara jika menggunakan galon bermerek, pengguna tidak akan diberikan galon yang baru,” kata Felicia.

Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya bertujuan memberikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku masyarakat. Dengan memahami pentingnya memilih air berkualitas dan menjaga kebersihan wadah, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam melindungi kesehatan keluarga mereka.

Program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu” merupakan inisiatif Yayasan Jiva Svastha Nusantara sepanjang tahun 2025. Setelah sukses dilaksanakan di Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, program ini akan diperluas ke berbagai kota lain di Indonesia. Selain

penyuluhan, program ini juga bekerja sama dengan dinas kesehatan dan puskesmas setempat untuk melakukan pengujian kualitas air di rumah tangga dan sumber air minum masyarakat seperti depot air minum isi ulang.

Melalui pendekatan edukasi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, Yayasan Jiva Svastha Nusantara berkomitmen untuk membangun fondasi generasi masa depan yang lebih sehat,mulai dari memastikan setetes air yang mereka konsumsi setiap hari benar-benar aman.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comDinkespencegahan stuntingYayasan jiva svastha

Related Posts

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya serpihan pada kulit kepala setelah mengganti sampo kerap membuat orang mengira produk baru tersebut menyebabkan ketombe....

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Membereskan kamar ternyata bukan hanya membuat ruangan terlihat lebih rapi. Aktivitas sederhana tersebut juga dapat memberikan pengaruh...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

September 27, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

September 27, 2026
Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved