JAKARTA, Cobisnis.com – Xiaomi resmi meluncurkan Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max untuk meramaikan pasar ponsel premium. Keduanya membawa kamera 200MP hasil kolaborasi dengan Leica, baterai berkapasitas besar, serta chip flagship terbaru dari Qualcomm.
Xiaomi 18 Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan pilihan RAM 12 GB dan 16 GB. Kapasitas penyimpanannya tersedia hingga 1 TB.
Ponsel tersebut dibekali layar datar LTPO Super Pixel 2.0 RGB OLED berukuran 6,4 inci. Layarnya memiliki resolusi 2436 x 1120 piksel, refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak yang diklaim mencapai 4.000 nit.
Xiaomi juga menyematkan fitur privasi layar berbasis perangkat keras. Teknologi LIPO digunakan untuk membuat bingkai layar utama dan layar belakang menjadi lebih tipis, dengan ukuran yang diklaim mencapai 0,99 mm.
Untuk daya, Xiaomi 18 Pro membawa baterai 7.000 mAh. Pengisian dayanya mendukung teknologi kabel 100W dan pengisian nirkabel 50W.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah layar OLED berukuran 2,86 inci di bagian belakang. Layar dengan refresh rate 120Hz tersebut dapat digunakan sebagai jendela bidik saat pengguna mengambil swafoto menggunakan kamera belakang.
Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Layarnya lebih besar dengan ukuran 6,9 inci dan resolusi 2624 x 1208 piksel, dengan fitur layar lainnya yang sama seperti versi Pro.
Kapasitas baterai Xiaomi 18 Pro Max juga lebih besar, mencapai 8.500 mAh. Perangkat ini mendukung pengisian kabel 100W dan nirkabel 50W, serta dilengkapi sistem tiga speaker.
Untuk sektor kamera, Xiaomi 18 Pro dan Pro Max sama sama menggunakan tiga kamera belakang hasil kolaborasi dengan Leica. Kamera utamanya menggunakan sensor Light Fusion 960L 200MP berukuran 1/1,28 inci dengan bukaan f/1.67 dan OIS.
Kamera utama tersebut ditemani kamera ultrawide 50MP dengan sudut pandang 102 derajat. Ada pula kamera telefoto periskop 200MP dengan sensor berukuran 1/1,56 inci, OIS, serta panjang fokus 75 mm.
Kamera telefoto tersebut menawarkan pembesaran optik 3,2 kali dan pembesaran hingga 12,8 kali yang diklaim tetap mempertahankan kualitas gambar. Kamera ini juga dapat mengambil gambar jarak dekat mulai 12 cm melalui desain dual group floating focus.
Xiaomi mengklaim kamera telefoto pada versi Pro Max mampu menangkap cahaya 83% lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya. Kedua perangkat juga dibekali kamera depan 50MP.
Selain kamera, kedua ponsel memiliki tombol AI yang dapat disesuaikan, dukungan ultra wideband atau UWB, pemindai sidik jari ultrasonik, serta motor linear berukuran lebih besar. Keduanya juga mengantongi sertifikasi ketahanan IP66, IP68, dan IP69.
Untuk pasar China, Xiaomi 18 Pro dibanderol mulai 5.999 yuan atau sekitar Rp15,999 juta. Sementara Xiaomi 18 Pro Max memiliki harga awal 6.999 yuan atau sekitar Rp18,666 juta.
Xiaomi menyatakan kedua perangkat akan tersedia secara global pada akhir 2026. Namun, perusahaan belum mengumumkan negara tujuan maupun tanggal peluncuran globalnya.
Dengan kombinasi kamera beresolusi tinggi, chip flagship, baterai besar, serta fitur layar belakang, Xiaomi 18 Pro Series masuk ke persaingan ponsel premium. Perbandingan dengan perangkat premium lain tetap perlu melihat lebih dari sekadar jumlah megapiksel karena kualitas kamera juga dipengaruhi sensor dan teknologi pemrosesan gambar.













