• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 21, 2025
in Nasional
0
WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa India masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menghentikan penjualan sirup batuk beracun, meski telah menunjukkan beberapa kemajuan. Pernyataan ini disampaikan setelah sedikitnya 24 anak meninggal dunia akibat mengonsumsi obat batuk produksi dalam negeri.

Anak-anak tersebut meninggal setelah mengonsumsi sirup batuk Coldrif buatan Sresan Pharma. Hasil pengujian menunjukkan obat itu mengandung racun diethylene glycol hampir 500 kali lipat di atas batas aman. Tragedi ini terjadi hanya dua tahun setelah adanya komitmen global untuk memperketat pengawasan pasca kematian lebih dari 300 anak di seluruh dunia yang terhubung dengan racun serupa dalam obat sirup buatan India dan Indonesia.

Namun, WHO menegaskan bahwa masalah penegakan regulasi masih menjadi kendala.

“Mereka telah membuat beberapa kemajuan,” kata pejabat WHO Rutendo Kuwana, merujuk pada aturan baru di India yang mewajibkan pengujian kontaminan seperti diethylene dan ethylene glycol sebelum produk diekspor.

Meski begitu, aturan tersebut tidak berlaku untuk obat sirup yang dijual di dalam negeri celah pengawasan yang disebut WHO sebagai “kesenjangan regulasi.”

“Ini masih dalam proses,” tambah Kuwana, yang memimpin tim WHO untuk insiden obat palsu dan di bawah standar. “Masih banyak yang harus dilakukan. Pasarnya sangat besar, dengan puluhan ribu produsen dan banyak negara bagian yang harus diawasi.”

Pekan lalu Reuters melaporkan bahwa India berencana mencabut aturan ekspor tersebut setelah perusahaan farmasi meningkatkan fasilitas produksinya sesuai standar internasional sebelum akhir tahun ini.
Kementerian Kesehatan India dan badan pengawas farmasi federal, Central Drugs Standard Control Organisation (CDSCO), belum memberikan tanggapan. Pihak Sresan Pharma juga tidak menjawab panggilan telepon berulang kali.

Juru bicara WHO menyatakan bahwa lembaga tersebut menyambut baik setiap langkah untuk meningkatkan kualitas obat. Namun, menanggapi rencana pencabutan aturan uji ekspor, WHO menegaskan bahwa pengujian harus dilakukan sepanjang proses produksi, bukan hanya pada tahap akhir.

Kuwana menambahkan bahwa beberapa negara, termasuk Pakistan, telah mengikuti pelatihan WHO mengenai metode pengujian racun tersebut, dan kini telah tersedia versi uji yang lebih murah. Meski India tidak menghadiri pelatihan itu, negara tersebut telah mengonfirmasi kepada WHO bahwa mereka menggunakan metode pengujian yang sama.

Kuwana juga menyoroti kurangnya akuntabilitas dalam kasus sebelumnya, yang ia sebut sebagai “kekecewaan besar.” Hingga kini, belum ada catatan bahwa siapa pun di India telah dijatuhi hukuman penjara atas kasus kematian anak-anak tersebut.

“Ini bukan sekadar menjual sepatu palsu,” tegas Kuwana. “Ini adalah masalah moral dan jika aturan tidak dipatuhi, itu adalah tindak kriminal karena dampaknya sangat menghancurkan.”

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comindiasirup beracunWHO

Related Posts

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus pembunuhan terjadi di wilayah Cimanggis, Depok, yang menewaskan seorang pria berinisial DS (42). Korban tewas setelah...

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP yang dirangkai...

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perum Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan...

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Venezuela mengonfirmasi tengah membuka pembicaraan awal dengan Amerika Serika (AS) untuk memulihkan hubungan diplomatik yang terputus...

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

Apa Itu Rudal Balistik Oreshnik Yang Ditembakkan Rusia Ke Ukraina?

by Zahra Zahwa
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali meluncurkan rudal Oreshnik ke wilayah Ukraina pada Jumat dini hari, untuk kedua kalinya sejak perang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

OJK Tindak Ribuan Pinjol Ilegal, Kerugian Korban Penipuan Digital Tembus Rp9 Triliun

January 9, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

Bottle-To-Throttle: Begini Cara Maskapai Memastikan Pilot Bebas Alkohol Sebelum Terbang

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved