• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Waspadai Kenaikan Laju Inflasi, Ini Kata Ekonom Bank Mandiri

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 2, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Kabar Baik, Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Surplus 2,90 Miliar Dolar AS

JAKARTA,Cobisnis.com – Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan eksternal yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.

Mulai dari pandemi, perang Rusia-Ukraina dan juga perlambatan ekonomi negara maju yaitu Amerika Serikat dan China.

Namun, perekonomian Indonesia masih aman karena ditopang konsumsi dalam negeri yang kuat.

Ekonom Bank Mandiri, Faisal Rachman mengatakan, Indonesia ekonominya cenderung tidak terlalu terbuka (open).

Sekitar 50 persen lebih ekonomi Indonesia ditopang konsumsi dalam negeri. Jadi dampaknya tidak signifikan.

“Di tambah permintaan batu bara tetap kuat ya walau China melambat. Karena permintaan Eropa naik di tengah penurunan impor energi dari Rusia,” katanya, di Jakarta, Senin, 1 Agustus.

Seperti diketahui, AS, China, Eropa adalah negara-negara tujuan ekspor Indonesia. Jadi, kalau ketiga negara tersebut melemah, permintaan ekspor Indonesia turun dan harga komoditas pun ikut terdampak.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Indonesia Januari–Juni 2022 mencapai 141,07 miliar dolar AS atau naik 37,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2021.

Sementara ekspor non-migas mencapai 133,31 miliar dolar AS atau naik 37,33 persen.

*Waspadai Laju Inflasi*

Karena itu, kata Faisal, yang harus diwaspadai adalah laju inflasi dalam negeri.

Apalagi, BPS melaporkan laju inflasi domestik bulan lalu adalah 0,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau month to month (mtm).

Lebih tinggi dibandingkan Juni 2022 yang sebesar 0,61 persen. Namun, secara tahunan atau year on year (yoy), laju inflasi ter akselerasi.

Inflasi Juli 2022 tercatat 4,94 persen yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 4,35 persen sekaligus jadi yang tertinggi sejak Oktober 2015.

Faisal menjelaskan, ada tiga faktor yang memengaruhi inflasi, yaitu harga bahan pokok, transportasi dan konsumsi rumah tangga seperti listrik dan bahan bakar.

“Lebih lanjut kami masih memprediksikan inflasi akan terus naik secara substansi maupun mendasar pada semester ke 2 tahun 2022. Ini lebih disebabkan meningkatnya permintaan (demand-pull inflation) menyusul dari pelonggaran PPKM yang membuat masyarakat lebih leluasa bergerak dan kecepatan uang berputar,” kata pria yang akrab disapa Oce.

Meski tren inflasi diperkirakan akan terus naik, namun Ocer mengaku optimistis inflasi akan berada pada 4,60 persen di akhir tahun, sedikit di atas kisaran Bank Indonesia yaitu 3 persen plus 1.

Oce berpendapatan, kondisi perekonomian Indonesia masih akan baik. Apalagi jika dibandingkan dengan awal Pandemi.

“Saya rasa tidak akan separah ketika pandemi COVID-19. Karena walau melemah namun perbaikan demand tetap ada,” tandas Oce.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal Hastiadi mengungkapkan, stok komoditas Indonesia memang dalam kondisi aman.

Sektor agrikultur Indonesia mencatatkan kinerja cukup baik dengan kelimpahan suplai. Di sisi lain, input produksi banyak negara maju mengalami penurunan.

“Karena selama pemulihan COVID-19 dari sisi input produksi negara-negara besar tidak hanya Jepang itu mengalami kelangkaan. Sementara di Indonesia kita over supply,” ujarnya.

Padahal, mereka membutuhkan pasokan komoditas untuk pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi. Hal itu kemudian memunculkan wacana untuk ekspor dari Indonesia ke negara lain.

“Jadi sektor pertanian kita over supply, kemudian pupuk kita juga over supply. Bahkan ada keinginan untuk ekspor ke Afrika dan juga ke Amerika Latin,” tambahnya.

Karena itu, pakar ekonomi dari Universitas Indonesia itu menyarankan pemerintah tidak terlena dengan suplai melimpah dalam negeri.

Menurutnya, pemerintah harus mewaspadai permintaan komoditas dalam negeri yang juga menunjukkan kenaikan.

“Cuma memang kalau dari sisi ekspor saja, kita juga harus hati-hati. Jangan sampai ini terlalu agresif kita lakukan. Nanti ketika kita butuhkan justru langka. Kita sekarang dari sisi demand sedang bertumbuh nanti jangan sampai demand optimal kita langka suplai input-nya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal mengungkapkan, hasil simulasi yang menunjukkan adanya kemungkinan kerugian yang dialami jika Indonesia terlalu agresif melakukan ekspor.

“Hasil simulasi menunjukkan bahwa kalau kita ekspor komoditas terlalu agresif, pada di kuartal kedua tahun 2023, mulai langka dan akhirnya justru berpengaruh negatif buat perekonomian,” ungkapnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comEkonom Bank mandiriInflasi

Related Posts

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar gembira datang bagi penggemar serial fiksi ilmiah kultus Firefly setelah aktor Nathan Fillion mengungkap rencana menghadirkan...

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nvidia kembali menunjukkan arah besar industri kecerdasan buatan dengan memperkenalkan strategi baru yang menempatkan AI agent sebagai...

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren busana berbulu mencuri perhatian di karpet merah 98th Academy Awards setelah sejumlah selebritas tampil dengan gaun...

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Afghanistan menuduh Pakistan melancarkan serangan udara ke sebuah rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba di Kabul yang menyebabkan...

Krisis Energi Kuba Picu Pemadaman Nasional dan Ganggu Aktivitas Warga

Krisis Energi Kuba Picu Pemadaman Nasional dan Ganggu Aktivitas Warga

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Cuba kembali mengalami pemadaman listrik nasional setelah jaringan listrik utama negara itu runtuh, sehingga aktivitas masyarakat di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

March 16, 2026
Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

March 17, 2026
Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

March 17, 2026
Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

March 17, 2026
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved