• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Warga Venezuela Diliputi Ketidakpastian Saat Rencana Pemerintahan Trump Mulai Terungkap

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 5, 2026
in News
0
Warga Venezuela Diliputi Ketidakpastian Saat Rencana Pemerintahan Trump Mulai Terungkap

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Venezuela menghadapi ketidakpastian besar setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai mengungkap rencananya terhadap negara Amerika Latin tersebut. Situasi memanas usai Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat kini “mengendalikan” Venezuela, menyusul penahanan Presiden Nicolás Maduro dalam operasi militer pada akhir pekan.

Maduro ditangkap bersama istrinya, Cilia Flores, dalam penggerebekan militer pada Sabtu dini hari. Keduanya kemudian diterbangkan ke Amerika Serikat dan dijadwalkan menjalani sidang perdana di New York. Maduro dituduh bersekongkol dengan jaringan narkoteroris untuk mengirim ribuan ton kokain ke Amerika Serikat.

Pernyataan keras Trump memicu kebingungan, bahkan di internal pemerintahannya sendiri. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa Washington lebih memilih menggunakan tekanan politik dan diplomatik terhadap Venezuela, bukan secara langsung menjalankan pemerintahan negara tersebut seperti yang sempat disampaikan Trump dalam konferensi pers.

Sementara itu, warga Venezuela memilih bertahan di rumah sambil menunggu kejelasan arah kebijakan AS. Menurut sejumlah pejabat Amerika, pemerintahan Trump bergerak cepat membentuk pemerintahan sementara yang patuh, dengan fokus utama pada stabilitas administrasi dan pemulihan infrastruktur minyak, bukan pada transisi demokrasi secara langsung.

Dalam konteks ini, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menjadi sorotan. Ia disebut-sebut sebagai alternatif sementara yang dapat diterima Washington. Meski sempat mengecam keras penangkapan Maduro, Rodríguez kemudian melunakkan sikapnya dan menyerukan kerja sama dengan Amerika Serikat.

Di Washington, reaksi politik terbelah. Partai Demokrat mengkritik operasi militer yang dilakukan tanpa persetujuan Kongres, sementara sebagian besar Partai Republik mendukung langkah tersebut. Ketua Komite Intelijen Senat, Tom Cotton, menyatakan bahwa pemilu baru yang “sah” kemungkinan akan menjadi langkah berikutnya.

Isu minyak menjadi perhatian utama. Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, namun infrastrukturnya rusak parah dan membutuhkan investasi besar untuk kembali ke produksi maksimal. Meski Rubio membantah operasi ini bertujuan membuka akses bagi perusahaan minyak AS, ia mengakui minat besar dari perusahaan energi Barat. Namun, banyak pihak menilai pemulihan sektor minyak mustahil tanpa stabilitas politik.

Soal kepemimpinan, Trump menyatakan AS akan “menjalankan” Venezuela hingga transisi yang aman tercapai. Rubio kemudian menegaskan bahwa yang dimaksud adalah pengendalian kebijakan strategis, bukan pemerintahan langsung. Di sisi lain, Rodríguez kini menjalankan tugas sebagai presiden sementara dan menyerukan dialog dengan AS.

Pemerintahan Trump menolak mendukung tokoh oposisi María Corina Machado, meski pihak oposisi menegaskan bahwa kandidat mereka, Edmundo González, adalah pemenang sah pemilu 2024. González bahkan menyerukan militer Venezuela untuk menempatkannya sebagai presiden.

Dampak regional pun mengemuka. Trump melontarkan ancaman terhadap Kolombia, menyinggung Meksiko, serta kembali mengomentari Kuba dan bahkan Greenland. Kuba mengecam keras operasi AS dan menyebutnya sebagai terorisme negara, dengan laporan korban warga negaranya dalam serangan tersebut. Di dalam negeri Venezuela, kondisi relatif sunyi. Warga hanya keluar rumah untuk kebutuhan pokok, antrean panjang terlihat di supermarket dan apotek. Pendukung oposisi merayakan secara tertutup, sementara media pemerintah menayangkan pesan perlawanan terhadap Trump.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comDonal TrumpVenezuela

Related Posts

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merekam 103.779 pelanggaran lalu lintas pada hari pertama...

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sejumlah hambatan yang membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan Perlindungan...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Profil Harry Kane, Striker Inggris yang Raih Ballon d’Or

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harry Kane dikenal sebagai salah satu striker paling produktif di generasinya berkat ketajamannya bersama Tottenham Hotspur, Bayern...

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengambil langkah tegas terhadap...

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anak berusia empat tahun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Syaratnya!

Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Syaratnya!

October 27, 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.

Staffinc Dorong Produktivitas Lewat Solusi Tenaga Kerja

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Kylian Mbappe Minta Maaf kepada Masyarakat China

October 27, 2026
Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Apple Janji Ganti iPhone Duo yang Layarnya Rusak

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Kasus Kim Soo Hyun, Ibu Kim Sae Ron Diserahkan ke Jaksa

October 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved