JAKARTA, Cobisnis.com – Terlalu dini bagi sebagian orang untuk memprediksi masa depan seorang sensasi olahraga berusia sembilan tahun. Banyak hal bisa terjadi selama perkembangan atlet muda: perubahan fisik, risiko kejenuhan, atau menurunnya minat pada olahraga tersebut.
Namun, pelatih tenis legendaris Rick Macci, yang pernah melatih Serena dan Venus Williams, memiliki keyakinan berbeda. Ia kini melatih Vlada Hranchar, bocah sembilan tahun yang ia sebut sebagai superstar masa depan.
“Saya tidak ragu gadis kecil ini akan menjadi nomor satu di dunia,” ujar Macci. “Dia memiliki etos kerja yang tak tertandingi, stamina kardio yang luar biasa, dan semua kualitas yang dibutuhkan ada padanya.”
Kisah Vlada menuju kesuksesan layaknya naskah film Hollywood. Lahir di Ukraina dari keluarga pecinta olahraga, Vlada sudah terobsesi dengan tenis sejak usia tiga tahun. Saat pertama kali menginjakkan kaki di lapangan, ia memberi tahu orang tuanya bahwa ia akan “mengalahkan semua orang.”
Kehidupan Vlada berubah drastis saat perang pecah di Ukraina pada tahun 2022. Ketika pasukan Rusia mendekati rumah keluarga mereka di Odessa, Vlada dan ibunya, Maryna, melarikan diri. Setelah perjalanan panjang dan rumit, mereka akhirnya bersatu kembali dengan sang ayah di New York, sebelum akhirnya pindah ke akademi Rick Macci di Florida.
Macci begitu terkesan hingga ia menawarkan kontrak manajemen pribadi kepada Vlada hal yang pertama kali ia lakukan sejak era Williams bersaudara.
Vlada, yang dijuluki “Panther” karena agresivitasnya di lapangan, menjalani rutinitas yang sangat disiplin. Harinya dimulai pukul 5 pagi untuk berlatih tenis selama dua hingga tiga jam, diikuti sesi latihan fisik lainnya, termasuk taekwondo untuk melatih keseimbangan, sebelum akhirnya mengerjakan tugas sekolah pada sore hari.
Meskipun jadwalnya padat, orang tuanya memastikan Vlada tetap menikmati masa kecilnya dengan menggambar dan pergi ke taman hiburan. Namun, ambisi Vlada tetap teguh: “Saya ingin menjadi nomor satu di dunia dan memecahkan rekor Grand Slam milik Serena Williams,” tegasnya.














