• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Vale Targetkan Smelter Pomalaa dan Morowali Rampung 2026

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 19, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Vale Targetkan Smelter Pomalaa dan Morowali Rampung 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menargetkan dua proyek smelter dengan teknologi high-pressure acid leaching (HPAL) di Pomalaa, Sulawesi Tenggara dan Morowali di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan rampung pada tahun 2026.

Presiden Direktur Vale Indonesia, Febriany Eddy menyebut saat ini INCO memiliki tiga proyek yang tengah berjalan dengan total investasi mencapai 9 miliar dolar AS atau senilai Rp130 triliun.

“Saat ini kita punya program investasi besar di PT Vale. Kita punya 3 program investasi yang besar. Tiga-tiganya hilirisasi berbasis energi low carbon dan HPAL,” ujar Febriany kepada awak media di Jakarta yang dikutip Rabu, 19 Maret.

Ia menjelaskan, untuk proyek smelter HPAL di Pomalaa, INCO menggandeng Ford Motor Company dan Zhejiang Huayou Cobalt Co dan telah merampungkan semua perizinan pada tahun 2024. Dalam waktu dekat, Vale akan mendatangkan alat autoclave atau mesin uap serta akan melakukan upgrade pada pelabuhan untuk mendatangkan alat yang dikerjakan di China tersebut.

“Itu total investasinya besar ya karena itu kapasitas 120.000 ton HPAL,” sambung dia.

Kemudian proyek kedua yang berlokasi di Morowali dengan kapasitas 60.000 ton HPAL, lanjut dia, akan memiliki konsep net zero emission sejak hari pertama. Vale juga telah membangun fasilitas research and development (R&D) atau penelitian dan pengembangan. Lembaga R&D tersebut, bertujuan untuk transfer knowledge terkait teknologi dari perusahaan China ke tenaga kerja Indonesia.

“Dari bagian capexnya kita announce di Sulteng ini termasuk 40 juta dolar AS untuk membangun R&D facility. Saat ini sudah banyak student Indonesia yang dapat beasiswa dan disekolahkan,” terang Febri.

Dengan pesatnya perkembangan kedua proyek ini Febri yakin akan rampung lebih cepat dari rencana awal yang dicanangkan pada tahun 2027.

“Akan selesai di 2026, walau kita announce selesai 2027 tapi partner kemarin bicara sama saya, kita akan upayakan lebih cepat 2026. Jadi harapan kita kalau lancar semua 2026 ini 2 pabrik di Sultra dan Sulteng bisa selesai. Kita upayakan,” tandas Febriany.

Tags: cobisnis.comMorowaliPT Vale IndonesiaSmelter Pomalaa

Related Posts

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai penerbangan global berupaya mempertahankan harga tiket tinggi meski biaya bahan bakar mulai turun. Kenaikan tarif awalnya...

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

by Hidayat Taufik
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjelaskan alasan instansi masih meminta fotokopi e-KTP pada 2026. Menurutnya,...

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Popularitas pasar prediksi di Amerika Serikat melonjak tajam dalam setahun terakhir. Namun, jumlah staf Comm,odity Futures Trading...

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Thom Tillis menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Ia menyebut Warsh berpotensi...

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelari asal Kenya Sabastian Sawe mencetak sejarah baru setelah menjuarai London Marathon dengan waktu di bawah dua...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

April 27, 2026
Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

April 27, 2026
CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

April 27, 2026
Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved