• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Unilever Luncurkan Kampanye Global Future Foods, Siapkan Anggaran 1 Miliar Euro

Nina Karlita by Nina Karlita
November 19, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Unilever Luncurkan Kampanye Global Future Foods, Siapkan Anggaran 1 Miliar Euro

Cobisnis.com – Unilever meluncurkan kampanye Pangan Masa Depan (Future Foods) yang akan berdampak luas pada bisnis alternatif daging dan susu nabati secara global. Untuk mencapai target ini, Unilever akan menggelontorkan uang €1 miliar (Rp 16,8 triliun) dalam 5 hingga 7 tahun ke depan.

Inti dari kampanye ini adalah bagaimana mencari alternatif pangan nabati. Euromonitor memperkirakan pangan alternatif daging akan tumbuh menjadi industri $ 21 miliar tahun ini, sementara alternatif susu menjadi industri dengan $ 16,9 miliar.

Unilever akan mendorong kampanye Future Foods melalui berbagai produknya seperti The Vegetarian Butcher dan alternatif vegan dari merek-merek termasuk Hellmann’s, Magnum, dan Wall’s.

Future Foods diluncurkan dengan dua tujuan utama. Pertama, membantu masyarakat melakukan transisi menuju pola makan yang lebih sehat. Kedua, mengurangi dampak lingkungan dari rantai makanan.

Unilever sebagai produsen merek ternama seperti Lipton, Ben & Jerry, Magnum, Bango, Royco, Buavita, SariWangi, dan Wall’s berkomitmen untuk:

1. Memangkas sisa limbah makanan hingga separuhnya pada tahun 2025, di sepanjang rantai operasional langsung Unilever dari pabrik hingga rak – lima tahun lebih cepat daripada komitmen awal (sebagai bagian dari target Champions 12.3 coalition).

2. Menggandakan jumlah produk yang memberikan nutrisi baik – didefinisikan sebagai produk yang mengandung jumlah sayuran, buah-buahan, protein, atau nutrien mikro seperti vitamin, zinc, zat besi, dan iodium yang berdampak besar – pada tahun 2025.

3. Terus berupaya mengurangi kandungan kalori, garam, dan gula di semua produk.

4. Setidaknya 85% dari portofolio makanan Unilever akan mendukung pola makan yang memberikan asupan maksimal 5gr garam per hari pada tahun 2021

5. Dalam hal es krim kemasan, 95% produk akan mengandung kurang dari 22gr gula total dan 250 Kkal per porsi pada tahun 2025

“Sebagai salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia, kami memiliki peran yang besar dan penting dalam membantu melakukan transformasi pada sistem pangan global. Kami tidak bisa menentukan apa yang dikonsumsi oleh masyarakat, tetapi kami bisa mengupayakan agar makanan dengan alternatif nabati dan lebih sehat bisa diakses oleh semua orang,” jelas Presiden Divisi Foods & Refreshment Unilever, Hanneke, dalam siaran pers, Rabu (18 November 2020).

Future Foods Univelever merupakan target yang sangat berani dan luas, tapi ini adalah komitmen perusahaan untuk bisa menjadi Force for Goods, atau untuk menjadi kekuatan pendorong kebaikan.

Sudah diakui secara luas bahwa sistem pangan global saat ini tidak adil dan tidak efisien. Satu miliar orang di seluruh dunia kelaparan, sementara dua miliar lainnya mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Sepertiga dari semua makanan yang diproduksi terbuang begitu saja. Peternakan adalah kontributor terbesar kedua dari emisi gas rumah kaca (GRK) sesudah bahan bakar fosil, dan menjadi penyebab utama deforestasi, polusi air dan udara, serta punahnya keanekaragaman hayati.

“Dengan meningkatkan produksi makanan dan melindungi lingkungan makanan, mentransformasi kebiasaan makan, serta mengurangi sampah makanan, kita dapat mulai menyelesaikan berbagai masalah. Komitmen Unilever sangat membantu masyarakat melakukan perubahan pola makan dengan produk makanan yang lebih sehat, berkelanjutan, mudah diakses, dan terjangkau bagi konsumen,” kata Jessica Fanzo – Bloomberg Distinguished Associate Professor bidang Kebijakan dan Etika Makanan & Pertanian Global di Johns Hopkins University.

Related Posts

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pantai Tiga Warna di Kabupaten Malang menawarkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan pesisir dengan kepedulian terhadap kelestarian...

Sarapan Sehat - pexels/Meletus

3 Kebiasaan Pagi yang Dapat Mendukung Kesehatan Hati Lebih Baik

by Chodijah Febriani
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Setiap pagi merupakan kesempatan yang baik untuk mendukung kesehatan salah satu organ terpenting di tubuh kita, yaitu...

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI, Rocky Gerung, menjelaskan bahwa lembaga tersebut tidak bertugas mengkritik kebijakan pemerintah....

Kondisi Masyarakat di Gaza

WHO: Pasokan Medis untuk Gaza dipersulit dan Harus Menunggu Izin dari Israel

by Chodijah Febriani
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan sejumlah besar pasokan medis yang ditujukan untuk Gaza harus menunggu rata-rata 74...

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan pergeseran jabatan terhadap 88 personel Polri yang terdiri atas perwira tinggi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Keadaan Gaza, Palestina

Kemenkes Gaza Kekurangan Obat hingga Radioterapi untuk Pasien Kanker Payudara

October 3, 2026
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

December 17, 2025
Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

October 3, 2026
Sarapan Sehat - pexels/Meletus

3 Kebiasaan Pagi yang Dapat Mendukung Kesehatan Hati Lebih Baik

October 3, 2026
Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

October 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

WHO: Pasokan Medis untuk Gaza dipersulit dan Harus Menunggu Izin dari Israel

October 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved