• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Umur 34 Masih Disebut Remaja, Ini Penjelasan Ilmiah Terbarunya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 26, 2025
in Nasional
0
Umur 34 Masih Disebut Remaja, Ini Penjelasan Ilmiah Terbarunya

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan ilmiah tentang batas usia remaja kembali mengalami penyesuaian seiring temuan terbaru di bidang neurologi dan psikologi perkembangan. Sejumlah ahli menilai usia biologis tidak selalu mencerminkan kematangan mental dan emosional seseorang.

Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak manusia, khususnya bagian prefrontal cortex yang mengatur pengambilan keputusan dan pengendalian emosi, belum sepenuhnya matang pada usia 18 atau 21 tahun. Proses ini bahkan dapat berlanjut hingga mendekati usia 30 tahun.

Temuan tersebut mendorong para peneliti untuk melihat masa remaja sebagai fase yang lebih panjang dibanding definisi konvensional. Dalam beberapa kajian, usia remaja diusulkan berlangsung hingga 24 tahun, dengan fase dewasa awal mencakup rentang usia 25 hingga 30 atau bahkan 34 tahun.

Selain faktor biologis, perubahan sosial juga memegang peran besar. Di banyak negara, termasuk Indonesia, pencapaian peran dewasa seperti pekerjaan tetap, pernikahan, dan kemandirian ekonomi kini terjadi lebih lambat dibanding generasi sebelumnya.

Kondisi ekonomi global yang tidak stabil, meningkatnya biaya hidup, serta tuntutan pendidikan yang lebih panjang membuat transisi menuju kedewasaan berlangsung lebih gradual. Hal ini menciptakan jarak antara usia kronologis dan kesiapan psikologis.

Para ahli menekankan bahwa keterlambatan tersebut bukan bentuk kegagalan individu, melainkan respons terhadap dinamika zaman. Perubahan struktur sosial dan ekonomi menuntut adaptasi yang lebih kompleks.

Dalam konteks ini, merasa “belum mapan” di usia awal 30-an dipandang sebagai hal yang wajar. Penilaian terhadap kedewasaan tidak lagi semata ditentukan oleh usia, melainkan oleh kapasitas adaptasi dan stabilitas emosional.

Pendekatan baru ini juga berdampak pada kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan mental dan ketenagakerjaan. Pemahaman yang lebih fleksibel dinilai dapat membantu merumuskan kebijakan yang lebih relevan bagi generasi muda.

Sejumlah institusi pendidikan dan organisasi kesehatan mulai menyesuaikan pendekatan mereka terhadap kelompok usia dewasa awal. Fokus diarahkan pada penguatan kesiapan mental, bukan sekadar pencapaian usia tertentu.

Dengan demikian, redefinisi fase remaja dan dewasa awal menjadi refleksi dari realitas sosial modern. Ilmu pengetahuan menegaskan bahwa proses tumbuh dewasa adalah perjalanan bertahap, bukan batas usia yang kaku.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: CobisnisGenerasi mudaPebisnismudaPerkembangan OtakpsikologiUsia Dewasa Awal

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved