• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

UE Tunda Regulasi EUDR, Indonesia dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Bersejarah CEPA

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi kesepakatan DEWA

Ilustrasi PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sepakat menandatangani perjanjian perpanjangan kontrak bersama PT Arutmin Indonesia..

NUSA DUA, Cobisnis.com – Dinamika hubungan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa memasuki babak baru. Di tengah rencana Komisi Eropa untuk menunda penerapan regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) selama 12 bulan, kedua pihak justru menandatangani kesepakatan dagang bersejarah Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang diyakini akan membuka era baru perdagangan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Andri Hadi, menyampaikan bahwa usulan penundaan EUDR hingga Desember 2026 dilakukan karena kekhawatiran atas kesiapan sistem teknologi informasi (IT system) yang akan digunakan untuk melacak rantai pasok komoditas.

“Penundaan ini mencerminkan kesadaran bahwa penerapan EUDR harus matang secara teknis dan adil bagi seluruh pihak,” ujar Dubes Andri Hadi di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kamis (13/11/2025).

Namun, langkah ini memicu perdebatan di Eropa. Sejumlah perusahaan besar seperti Nestlé, Ferrero, dan Olam Agri menilai penundaan akan merugikan pihak yang sudah berinvestasi besar untuk mematuhi regulasi sejak awal.

Berdasarkan proposal terbaru, usaha kecil dan mikro akan mendapatkan perpanjangan waktu hingga 30 Desember 2026, sementara usaha menengah dan besar tetap akan menerapkan regulasi mulai 30 Desember 2025, dengan masa transisi enam bulan untuk proses verifikasi resmi.

Pembahasan final EUDR dijadwalkan sebelum sidang pleno terakhir pada 15 Desember 2025. Jika disetujui, teks final akan dirilis awal Desember dan disahkan pada akhir tahun ini. Namun jika gagal, regulasi tetap berlaku tanpa tambahan masa transisi.

Sementara perdebatan EUDR berlangsung, Indonesia dan Uni Eropa mencatat kemajuan penting dengan penyelesaian negosiasi CEPA pada 23 September 2025.

Perundingan yang dimulai sejak 2016 itu memakan waktu hampir satu dekade dengan 19 putaran negosiasi.

Kesepakatan politik sempat dicapai pada Juli 2025 untuk menyelaraskan isu teknis seperti ketelusuran, pendanaan pembangunan, dan sistem benchmarking.

CEPA dinilai sebagai kesepakatan komprehensif karena menghapus hingga 98% tarif perdagangan, serta membuka akses bagi 90,4% ekspor Indonesia ke pasar Uni Eropa.

Sektor yang paling diuntungkan antara lain kelapa sawit dan produk turunannya, perikanan, tekstil, alas kaki, serta industri teknik dan logam.

“CEPA bukan sekadar perjanjian dagang, tetapi simbol kemitraan strategis yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan komitmen keberlanjutan,” ungkap Andri Hadi.

Dalam sektor jasa dan investasi, CEPA juga memperluas mobilitas profesional, memberi perlakuan setara bagi penyedia jasa Indonesia, dan membuka peluang kerja sama di bidang energi hijau, ICT, dan farmasi.

Khusus untuk kelapa sawit, kesepakatan ini mencakup penghapusan tarif impor serta pembentukan Protokol Minyak Sawit (Palm Oil Protocol) mekanisme khusus yang memastikan komoditas sawit diperlakukan adil dan berkelanjutan.

Dubes Andri menegaskan bahwa CEPA tidak dimaksudkan untuk menggantikan EUDR, melainkan menjadi platform kerja sama paralel untuk memperkuat dialog keberlanjutan, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi hijau.

CEPA juga menegaskan pengakuan atas hak regulasi masing-masing pihak, serta mendorong kerja sama di bidang iklim, kesetaraan gender, ketenagakerjaan, dan tata kelola bisnis yang bertanggung jawab.

“Lewat CEPA, kita ingin memastikan bahwa perdagangan tidak lagi dilihat dari kacamata proteksi, tetapi dari kolaborasi dan keadilan,” tegas Andri.

Dengan penandatanganan CEPA dan pembahasan ulang EUDR, hubungan ekonomi Indonesia–Uni Eropa kini bergerak menuju fase baru, lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada masa depan hijau.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: CEPAcobisnis.comEUDRGAPKIIPOC 2025Sawituni eropa

Related Posts

Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

Bantuan Pascabencana Gelombang II Disalurkan, Aceh Timur Terima Lebih dari Rp100 Miliar

by Dwi Natasya
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Safrizal ZA menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra melalui skema...

Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

by Dwi Natasya
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mandiri Inhealth bersama Mandiri Amal Insani menggelar kegiatan sosial di pesantren disabilitas milik Yayasan Visi Maha Karya sebagai...

Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

by Dwi Natasya
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jamkrindo mencatat kinerja positif pada awal tahun 2026 dengan membukukan volume penjaminan sebesar Rp27,68 triliun hingga Februari 2026....

IRGC Iran Dikabarkan Memburu 11 Ribu Tentara AS di Timur Tengah

IRGC Iran Dikabarkan Memburu 11 Ribu Tentara AS di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC menyerukan kepada masyarakat di sejumlah negara Arab untuk memberikan informasi mengenai...

Prudential Syariah Berbagi di Ramadan Lewat Festival 1000 Berkah Bersama Komunitas Lady Ojol

Prudential Syariah Berbagi di Ramadan Lewat Festival 1000 Berkah Bersama Komunitas Lady Ojol

by Dwi Natasya
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prudential Syariah bersama Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar menggelar Festival 1000 Berkah selama Ramadan 1447 H di kawasan Masjid...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Posko Mudik BSI

Posko Mudik BSI

March 16, 2026
ANTAM Lepas 500 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama 2026

ANTAM Lepas 500 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama 2026

March 17, 2026
Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

Bantuan Pascabencana Gelombang II Disalurkan, Aceh Timur Terima Lebih dari Rp100 Miliar

March 17, 2026
Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

Semangat Ramadan, Mandiri Inhealth dan MAI Gelar Aksi Sosial di Pesantren Disabilitas

March 17, 2026
Pembuatan Lemang

Pembuatan Lemang

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved