• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tukang Antre Dibayar Mahal di AS, Kerjaan Aneh Tapi Laku

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Tukang Antre Dibayar Mahal di AS, Kerjaan Aneh Tapi Laku

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena line standers atau tukang antre berbayar semakin populer di Amerika Serikat. Pekerjaan ini terdengar aneh, tapi justru memiliki permintaan tinggi di kota besar seperti New York dan Los Angeles. Layanan ini biasanya dipakai orang yang tidak punya waktu untuk mengantre.

Para line standers bisa dibayar USD 20–25 per jam, bahkan lebih saat event besar. Dalam peluncuran iPhone baru atau konser artis populer, tarifnya bisa melonjak hingga ratusan dolar. Pasarnya terbentuk karena masyarakat kota besar cenderung sibuk dan menghargai efisiensi.

Kerjaan ini muncul karena antrean di AS bisa sangat panjang. Untuk event tertentu, orang rela antre belasan jam, bahkan ada yang bermalam. Melihat peluang itu, banyak freelancer mulai menawarkan jasa antre profesional secara online atau lewat aplikasi.

Layanan ini sudah seperti industri kecil. Beberapa perusahaan bahkan membuka platform yang mempertemukan klien dengan line standers. Sistemnya mirip ojek online, tapi khusus untuk antrean. Kondisi ini memperlihatkan bagaimana ekonomi gig menciptakan profesi unik.

Selain iPhone, pekerjaan ini juga ramai saat Black Friday, Comic-Con, hingga rilis sepatu langka. Konsumen rela membayar mahal demi mendapatkan barang lebih dulu. Tren ini mencerminkan daya beli masyarakat dan kultur rilis produk besar di negara tersebut.

Menariknya, tidak semua klien adalah individu. Beberapa perusahaan marketing memakai jasa ini agar tim mereka bisa masuk ke event lebih cepat. Bahkan ada brand yang memesan line standers untuk memberi kesan antrean panjang sebagai strategi hype.

Profesi ini juga memunculkan diskusi ekonomi tentang waktu sebagai komoditas. Di kota besar, waktu sering lebih berharga daripada uang, sehingga pekerjaan seperti ini dianggap masuk akal. Line standers menjadi bagian dari layanan gaya hidup modern.

Namun, pekerjaan ini tetap memiliki tantangan. Para pekerja harus tahan berdiri lama, menghadapi cuaca ekstrem, dan siap digantikan kapan saja. Tidak jarang mereka harus bekerja malam hari untuk mengamankan posisi antrean.

Meski terlihat sepele, profesi ini memperlihatkan bagaimana ekonomi digital bisa membuka peluang baru. Di tengah kompetisi pasar tenaga kerja, pekerjaan fleksibel seperti ini memberi ruang hidup bagi banyak orang.

Line standers menjadi contoh bagaimana kreativitas dan kebutuhan sosial bisa menciptakan pekerjaan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Selama budaya antre panjang masih ada, profesi ini diprediksi tetap bertahan di Amerika.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: Amerika SerikatCobisnisekonomi gigline standersPebisnismudapekerjaan unik

Related Posts

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

by Rizki Meirino
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Milad ke-18 Masjid Raya Bani Umar (MRBU) di Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, digelar pada Minggu, 18...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Persita vs Persija, Shin Tae-yong Waspadai Royco

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persija Jakarta mewaspadai pergerakan pemain sayap Persita Tangerang bernomor punggung tujuh, Royco, menjelang pertemuan kedua tim pada...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Pembocor Rahasia

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam hukuman mati bagi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi rahasia kepada media,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026, dengan sejumlah ruas...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Indonesia Tolak Kedubes Kolombia di Yerusalem

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia bersama sejumlah negara Arab dan Islam mengecam keras keputusan Kolombia membuka kedutaan besarnya di Yerusalem, yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

October 18, 2026
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

Iran Siap Berdialog jika Ada Jaminan Keamanan, Tak Ada Serangan Terulang

October 19, 2026
Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

October 18, 2026
WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

October 18, 2026
Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

Penjarahan dan Pembakaran Meluas di Prancis, 1.800 Orang Ditangkap

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved