• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Sampaikan Alasan Perang Iran, Namun Strategi Akhir Masih Dipertanyakan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
April 2, 2026
in News
0
Trump Sampaikan Alasan Perang Iran, Namun Strategi Akhir Masih Dipertanyakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik Amerika-Iran kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyampaikan pidato nasional dari White House pada Rabu malam. Dalam pidato itu, ia berusaha menjelaskan alasan operasi militer terbaru terhadap Iran.

Trump mengatakan pemerintahnya tidak bisa membiarkan Iran mendekati kemampuan senjata nuklir. Selain itu, ia menilai jalur diplomasi tidak lagi cukup efektif menghadapi tekanan dari Teheran.

Ia menegaskan serangan udara bersama sekutu telah merusak fasilitas militer Iran. Namun, Trump tidak memaparkan bukti rinci yang dapat menguatkan seluruh klaim tersebut.

Sebaliknya, banyak analis menunggu penjelasan tentang bagaimana perang ini akan berakhir. Akan tetapi, presiden justru membuka peluang operasi lanjutan dalam beberapa pekan mendatang.

Trump bahkan mengancam fasilitas energi Iran jika tidak ada respons terhadap tuntutan damai. Karena itu, kekhawatiran pasar global terhadap pasokan minyak terus meningkat.

Perhatian dunia kini tertuju pada Strait of Hormuz yang masih berisiko terganggu. Jalur ini sangat penting bagi distribusi energi internasional.

Sementara itu, pemerintah Amerika belum mengirim kapal perang langsung ke titik paling sensitif di kawasan tersebut. Langkah ini membuat investor tetap berhati-hati.

Survei terbaru juga menunjukkan dukungan publik terhadap kebijakan Trump terus melemah. Banyak warga Amerika khawatir konflik akan berlangsung lebih lama.

Data jajak pendapat terbaru menunjukkan tingkat persetujuan publik terhadap Trump berada di angka 35 persen. Selain itu, mayoritas responden menolak pengerahan pasukan darat.

Kondisi ekonomi turut menambah tekanan politik bagi Trump menjelang agenda pemilu berikutnya. Harga energi global masih bergerak tidak stabil.

Tags: Amerika Serikatcobisnis.comDonaldTrumpiran

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved