• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Tiga Desa di Nunukan Beralih ke Wilayah Malaysia akibat Pergeseran Batas Negara

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
January 21, 2026
in Nasional
0
Tiga Desa di Nunukan Beralih ke Wilayah Malaysia akibat Pergeseran Batas Negara

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah mengungkapkan adanya pergeseran batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia yang berdampak pada tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Ketiga desa tersebut kini sebagian wilayahnya masuk ke dalam teritori Malaysia.

Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Makhruzi Rahman, menyampaikan hal itu dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (21/1/2026). Ia menjelaskan bahwa perubahan wilayah tersebut berkaitan dengan penyelesaian sejumlah Outstanding Boundary Problem (OBP) yang telah lama menjadi sengketa kedua negara.

Menurut Makhruzi, Indonesia dan Malaysia telah menyepakati penyelesaian tiga titik OBP di Pulau Sebatik melalui penandatanganan nota kesepahaman pada pertemuan Joint Indonesia–Malaysia ke-45 yang digelar pada 18 Februari 2025.

Kesepakatan tersebut mencakup titik batas B-2700, B-3000, dan Simantipal, yang menyisakan sekitar 127 hektare wilayah Pulau Sebatik tetap berada di Indonesia.

Selain itu, masih terdapat empat segmen OBP lain di sektor barat Kalimantan Barat, yakni di D-400, Gunung Rayan, Sibuan, dan Batu Aum, yang saat ini masih dalam proses survei lapangan dan pembahasan teknis antara kedua negara.

Makhruzi juga mengungkapkan bahwa pada wilayah eks OBP Sinapat di Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, terdapat tiga desa yang terdampak langsung oleh pergeseran batas negara. Desa tersebut adalah Desa Kabungalor, Desa Lepaga, dan Desa Tetagas, yang sebagian wilayah administratifnya kini masuk ke Malaysia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Indonesia juga memperoleh tambahan wilayah. Total lahan yang masuk ke wilayah Indonesia mencapai sekitar 5.207 hektare, yang sebelumnya merupakan bagian dari Malaysia. Wilayah tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan kawasan perbatasan, termasuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan pengembangan kawasan perdagangan bebas.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: batas wilayahBNPPcobisnis.comKomisi II DPR RIMakhruzi RahmanMalaysiateritoritiga desa

Related Posts

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Timnas Indonesia mengawali kiprah di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Pertandingan...

Film Saw 11 resmi dilanjutkan dengan Mike P. Nelson sebagai sutradara. James Wan juga kembali sebagai produser bersama Leigh Whannell dan Jason Blum.

Saw 11 Resmi Lanjut, Mike P. Nelson Jadi Sutradara

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Franchise horor Saw akhirnya kembali mendapatkan kepastian setelah Lionsgate dan Blumhouse mengumumkan film ke-11 akan segera digarap....

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menyatakan ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, harga beras di pasaran masih...

Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman tidak dikenali publik demi menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya setelah meraih banyak trofi bergengsi.

Fabian Ruiz Nyaman Hidup Tanpa Terkenal

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih...

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
Pemimpin Dunia Soroti Pengamanan AI di PBB

Xiaomi Watch S5 Transparent Hanya 5.000 Unit

September 25, 2026
ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

September 25, 2026
Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

September 25, 2026
Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

September 25, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved