JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui rapat musyawarah Komisi XI DPR RI yang digelar di Jakarta, Senin.
Anggota Komisi XI DPR RI, Misbakhun, menyampaikan bahwa penetapan Thomas dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dan telah disepakati dalam rapat internal komisi.
Hasil keputusan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (27/1) guna memperoleh persetujuan resmi dari pimpinan DPR.
Thomas Djiwandono memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan. Ia merupakan putra dari mantan Gubernur BI Soedradjad Djiwandono dan keponakan Presiden Prabowo Subianto.
Meski menempuh pendidikan sarjana di bidang sejarah di Haverford College, Amerika Serikat, Thomas kemudian melanjutkan studi magister di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional di Johns Hopkins University.
Karier profesionalnya dimulai sebagai analis keuangan di Hong Kong sebelum berlanjut sebagai konsultan bisnis dan eksekutif di Arsari Group, di mana ia menjabat sebagai CEO selama lebih dari satu dekade.
Selain berkiprah di dunia usaha, Thomas juga aktif di ranah pemerintahan dan politik, termasuk sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sebelum mengundurkan diri pada akhir 2025.
Pada Juli 2024, Thomas dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dan terus menjabat hingga akhirnya dicalonkan sebagai Deputi Gubernur BI.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengusulkan tiga nama calon deputi gubernur kepada Presiden Prabowo Subianto, yang kemudian diteruskan ke DPR RI sesuai ketentuan perundang-undangan.














