• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, February 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Terjebak di Tengah: Mengapa Middle Income Trap Jadi Musuh Terberat Negara Berkembang

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 2, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kenapa Burung Unta Makan Batu? Fakta Unik yang Jarang Dibahas

JAKARTA, Cobisnis.com – Middle income trap adalah kondisi ketika sebuah negara berhasil keluar dari status berpendapatan rendah, tetapi gagal naik menjadi negara berpendapatan tinggi. Fenomena ini sudah menjerat banyak negara berkembang selama puluhan tahun. Meski secara ekonomi tumbuh, mereka seolah mentok di level yang sama—tanpa lompatan produktivitas atau inovasi besar yang bisa membawa ekonomi ke tingkat berikutnya.

Salah satu alasan utama middle income trap sulit ditembus adalah ketergantungan berlebihan pada pertumbuhan berbasis tenaga murah. Pada tahap awal pembangunan, negara berkembang biasanya menarik investasi asing lewat upah rendah. Namun ketika pendapatan mulai naik, biaya tenaga kerja ikut meningkat, dan negara tersebut tidak lagi kompetitif. Masalahnya, mereka belum siap pindah ke industri bernilai tambah tinggi.

Masalah berikutnya adalah produktivitas yang stagnan. Negara berkembang sering gagal meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan kemampuan teknologi. Akibatnya, industri tidak berevolusi dan masyarakat tetap bergantung pada sektor-sektor tradisional. Ketika ekonomi butuh upgrade ke industri modern, ekosistemnya belum siap—mulai dari SDM, infrastruktur, sampai kultur inovasi.

Struktur ekonomi yang terlalu sempit juga ikut memperkuat jebakan ini. Banyak negara berkembang hanya mengandalkan sektor tertentu seperti komoditas, manufaktur dasar, atau ekspor padat karya. Tanpa diversifikasi sektor dan inovasi model bisnis, mereka sulit menciptakan nilai baru yang bisa mendorong pertumbuhan jangka panjang. Ketergantungan pada sumber daya mentah juga membuat ekonomi rentan terhadap fluktuasi global.

Selain itu, birokrasi yang lambat, regulasi yang tidak konsisten, dan tata kelola yang kurang efisien membuat pergerakan ekonomi semakin berat. Negara yang ingin naik kelas harus memiliki lembaga kuat yang mendukung inovasi, mempermudah bisnis berkembang, dan memastikan investasi berjalan produktif. Tanpa sistem yang fleksibel dan transparan, transformasi ekonomi berjalan sangat lambat.

Investasi di bidang inovasi—seperti teknologi, riset, dan pengembangan—sering kali tidak menjadi prioritas. Negara yang lolos dari middle income trap biasanya berhasil mendorong ekonomi berbasis pengetahuan. Sementara negara yang terjebak sering stuck karena tetap memakai strategi lama: memperbanyak tenaga kerja, bukan meningkatkan kualitas dan kreativitas tenaga tersebut.

Terakhir, perubahan sosial juga punya peran besar. Ketika pendapatan naik, konsumsi ikut naik, tapi investasi jangka panjang tidak selalu mengikuti. Masyarakat masuk ke pola konsumsi menengah tanpa kesiapan finansial atau kemampuan produktif yang memadai. Negara pun sulit mengalihkan fokus dari konsumsi ke inovasi.

Secara keseluruhan, middle income trap bukan hanya tantangan ekonomi, tetapi tantangan struktural dan institusional. Untuk menembusnya, negara berkembang perlu membangun fondasi kuat: SDM berkualitas, riset yang matang, sektor industri bernilai tambah tinggi, dan pemerintahan yang mampu mengarahkan transformasi. Tanpa perubahan mendasar, negara hanya akan terus berputar di lingkaran yang sama—naik cukup tinggi untuk keluar dari kemiskinan, tapi tidak pernah cukup kuat untuk masuk ke puncak pendapatan dunia.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comMiddle incomestatus berpendapatan rendah

Related Posts

Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

Satgas PRR Dipastikan Bergerak Cepat, Safrizal Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana Aceh

by Dwi Natasya
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Satuan Tugas Wilayah Aceh Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA, menjadi pembicara dalam Simposium Pemulihan...

Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

by Dwi Natasya
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan (RR) dan...

AS Siaga Perang Panjang, Siapkan Operasi Militer Berkelanjutan Hadapi Iran

AS Siaga Perang Panjang, Siapkan Operasi Militer Berkelanjutan Hadapi Iran

by Hidayat Taufik
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Militer Amerika Serikat dilaporkan tengah menyiapkan rencana operasi militer berkelanjutan yang dapat berlangsung selama beberapa pekan untuk...

Indosat Tancap Gas di Bandung, Perluas 5G dan Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Digital

Indosat Tancap Gas di Bandung, Perluas 5G dan Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Digital

by Dwi Natasya
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan digital berkualitas melalui penguatan dan perluasan jaringan...

Tidur Cukup Belum Tentu Bikin Segar, Tubuh Ternyata Butuh 7 Jenis Istirahat Berbeda

Tidur Cukup Belum Tentu Bikin Segar, Tubuh Ternyata Butuh 7 Jenis Istirahat Berbeda

by Hidayat Taufik
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tidur selama delapan jam setiap malam tidak selalu menjamin tubuh terasa bugar. Banyak orang tetap merasa lelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Fatwa DSN-MUI Nomor 166/2026 Resmi Terbit, Industri Bulion Syariah Dapat Kepastian Hukum

Fatwa DSN-MUI Nomor 166/2026 Resmi Terbit, Industri Bulion Syariah Dapat Kepastian Hukum

February 15, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Pemprov DKI Jakarta Resmi Larang SOTR dan Sweeping Selama Ramadan 2026

Pemprov DKI Jakarta Resmi Larang SOTR dan Sweeping Selama Ramadan 2026

February 14, 2026
Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

Satgas PRR Dipastikan Bergerak Cepat, Safrizal Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana Aceh

February 15, 2026
Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

February 15, 2026
AS Siaga Perang Panjang, Siapkan Operasi Militer Berkelanjutan Hadapi Iran

AS Siaga Perang Panjang, Siapkan Operasi Militer Berkelanjutan Hadapi Iran

February 15, 2026
Indosat Tancap Gas di Bandung, Perluas 5G dan Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Digital

Indosat Tancap Gas di Bandung, Perluas 5G dan Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Digital

February 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved